Gak ada masalah sama sekali kalo kamu nyempetin waktu liburan akhir pekan buat mampir ke museum. Misalnya kalo lagi liburan di Solo, cobain deh mampir ke museum unik Tumurun Private Museum. Sumber Gambar Rama Rendra Prayoga Museum ini sering banget jadi topik pembicaraan para penggemar seni di Indonesia. Bukan cuma itu, museum ini juga menambah jumlah museum unik yang ada di Solo. Berdasarkan akun Instagram Museum Pribadi Tumurun, beberapa koleksi di museum ini berupa karya seni instalasi, kayak yang ada di Museum lain yang ada di ibukota negara. Tumurun Private Museum tuh museum yang dibuat sama Lukminto, pengusaha sukses di Solo yang punya bisnis tekstil. Museum ini resminya dibuka sekitar awal April 2018 dan masih jadi museum pribadi kecuali di waktu-waktu tertentu. Dari dulu sampe sekarang, bangunan museum ini sama koleksinya langsung dikelola sama keluarga Lukminto. Alasannya sih karena infrastruktur museumnya masih kurang memadai, makanya museum ini masih tetep jadi museum pribadi. Tapi bukan berarti publik gak boleh dateng ke tempat wisata di Solo ini. Boleh banget kok kunjungin museum ini, tapi pengunjungnya harus ikut aturan yang ada. Kalo diliat dari sejarahnya, awalnya museum ini cuma buat keluarga sama kerabat aja. Tapi mulai awal April 2018, mereka mulai buka reservasi kunjungan buat publik. Di sini banyak banget karya seni yang disimpan dengan baik. Dan koleksi ini sebenernya koleksi pribadi keluarga Lukminto dan keturunannya. Namanya Tumurun karena artinya turun-temurun’, yang artinya diwariskan ke generasi berikutnya. Anaknya Lukminto yang mendirikan museum ini buat lanjutin hobi ayahnya yang senang koleksi karya seni. Daya Tarik Tumurun Private Museum Di Museum Pribadi Tumurun ini banyak banget koleksi keren. Nah, koleksi-koleksi inilah yang bikin orang penasaran dan dateng ke sini. Bedanya sama koleksi di Museum Affandi, yang mayoritasnya lukisan abstrak, museum ini lebih banyak koleksi karya seni modern. Berikut adalah tabel yang berisi informasi mengenai koleksi-koleksi yang ada di Museum Pribadi Tumurun AffandiAffandi2Lukisan Antonio BlancoAntonio Blanco3Lukisan Walter SpiesWalter Spies4Lukisan Basoeki AbdullahBasoeki Abdullah5Lukisan Raden SalehRaden Saleh6Lukisan-lukisan lainnyaBerbagai seniman lainnya7Floating EyesWedhar Riyadi8Mobil antik Mercedes Benz 1972–9Karya-karya kreatif lainnyaAD Pirous, Handiwirman Saputra, Heri Dono, Pramuhendra, Eko Nugroho, Eddy Susanto, Eddie Hara, Entang Wiharso Tabel ini memberikan daftar koleksi-koleksi yang ada di Museum Pribadi Tumurun beserta seniman yang terkait dengan setiap karya. Ada berbagai jenis karya seni, mulai dari lukisan-lukisan karya Affandi, Antonio Blanco, Walter Spies, Basoeki Abdullah, Raden Saleh, dan lain-lain. Selain itu, Terdapat juga karya Floating Eyes karya Wedhar Riyadi, serta mobil antik Mercedes Benz tahun 1972. Selain itu, terdapat karya-karya kreatif dari seniman seperti AD Pirous, Handiwirman Saputra, Heri Dono, Pramuhendra, Eko Nugroho, Eddy Susanto, Eddie Hara, dan Entang Wiharso. Fasilitas Yang Tersedia Di Tumurun Private Museum, mereka punya fasilitas yang cukup lengkap buat pengunjung. Mereka ada area parkir, toilet, dan mushola jadi pengunjung bisa nyaman waktu berkunjung ke museum ini. Selain fasilitas dasar itu, pihak museum juga nyediain beberapa fasilitas tambahan. Misalnya ada tour guide buat yang mau ditemenin jalan-jalan di museum, dan juga kemudahan buat reservasi di Museum Pribadi Tumurun. Kalo liat fasilitas-fasilitas itu, museum ini emang beda banget sama Museum yang ada disekitaran solo lainya. Di sini gak ada resto yang jual makanan khas Solo, beda dari kebanyakan museum yang biasanya ada tempat makan. Trus gak ada fasilitas kayak loker buat simpen barang-bawaan pengunjung. Jadi ya lebih simpel gitu, tapi tetep nyaman kok. Harga Tiket Masuk Tumurun Private Museum Di museum ini, gak ada tiket masuk yang harus dibeli. Jadi gratis buat umum. Tapi kalo mau ke museum ini, harus reservasi dulu atau bikin appointment. Caranya gampang, tinggal reservasi online dengan mengisi formulir. Di formulirnya, harus isi nama, email, dan nomor telepon. Trus pilih juga jadwal kunjungan yang diinginkan. Jangan lupa kasih tau jumlah orang dan nama-nama yang ikut kunjungan. Setelah itu, tinggal tunggu email balasan dari museum. Email balasannya nanti jadi bukti masuk ke museum. Info tambahan, selain gratis, museum ini buka buat semua usia. Jadi kalo mau ajak si kecil juga bisa. Ada cara lain buat kunjungin museum tanpa reservasi, yaitu dateng ke Open House yang diadain sama museum. Caranya simpel, tinggal buka situs resmi museum terus klik Event. Kalo ada Open House yang akan dateng, klik Register Here. Pilih aja grupnya. Biasanya ada 10 grup yang bisa kunjungin museum dan tiap grup punya kesempatan safari museum selama 30 menit. Lokasi dan Rute Menuju Tumurun Private Museum Museum pribadi ini berada di pusat Kota Solo. Deket sini ada beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungin juga, misalnya Monumen Pers dan Museum Batik. Nah, dua tempat wisata itu bisa jadi patokan buat nyari lokasi museum pribadi ini dengan tepat. Supaya gampang cari lokasinya di Google Maps, ini dia alamat lengkapnya Jalan Kebangkitan Nasional Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Surakarta. Lokasinya strategis banget, deket dengan pusat keramaian kayak pusat perbelanjaan, tempat beli oleh-oleh khas Solo, dan lain-lain. Kalo misalnya lagi di Kota Solo, cuma butuh sekitar 6 menit buat sampe ke museum ini. Bisa pilih rute lewat Jalan Ronggowarsito atau lewat Jalan Dr. Rajiman. Tapi kalo mau jalan-jalan ke tempat wisata lainnya, dan kamu berangkat dari jabodetabek jangan sungkan menggunakan paket travel Jakarta Solo dari Biru Travel. Kita punya jadwal perjalanan setiap hari dari wilayah bekasi, Jakarta, Depok, Bogor dan Tangerang dengan harga tiket perjalanan yang gak akan nguras isi dompetmu. Jam Operasional Museum Pribadi Tumurun buka dari Senin sampe Sabtu, tapi Minggu tutup. Jam buka museum ini dari jam 10 pagi sampe jam 5 sore. Kalo udah tahu info singkat tentang museum ini dan minat buat kesini, bisa mulai nih buat bikin rencana kunjungan ke museum ini. Kalo males ribet reservasi, bisa pake paket rental mobil Solo murah dari biru travel. Dengan pake paket ini, gak perlu repot mikirin navigasi atau petunjuk arah supaya bisa cepat sampai disini. Jadi kamu bisa tenang, santai, dan asyik waktu liburan di Museum Pribadi Tumurun dan tempat-tempat wisata terdekat lainnya. Bisa juga pilih destinasi sendiri, misalnya ke tempat wisata Bendungan Colo Yang Instagramable.Tidakada biaya masuk ke Museum Tumurun, karena kami bangga dalam upaya memberikan kesempatan untuk memajukan pendidikan seni di masyarakat. Pendaftaran online untuk mengunjungi museum dapat ditemukan di tumurunmuseum.org, di mana pengunjung dapat memilih waktu kunjungan.
- Museum Tumurun merupakan salah satu museum ternama di Kota Solo. Diketahui, museum tersebut adalah museum privat milik keluarga Lukminto pendiri PT Sri Rejeki Isman Sritex. Museum Tumurun berlokasi di Jalan Kebangkitan Nasional Solo, dekat Taman Sriwedari. Dilansir dari Museum Tumurun dibangun oleh anak Almarhum HM. Lukminto. Baca juga Cara Mengurus N5 Surat Izin Orang Tua untuk Menikah, Simak Syaratnya Berikut Ini Baca juga Cara Reservasi Bus Tingkat Werkudara, Wisatawan Tetap Harus Patuhi Protokol Kesehatan Ppendirian Museum Tumurun ditujukan untuk memajang koleksi karya seni milik ayahnya. Dari segi bangunan, Museum Tumurun tidak seperti museum pada umumnya. Museum Tumurun di Jalan Kebangkitan Nasional Solo, museum unik milik keluarga Bos Sritex Solo, Iwan Lukminto. Irfan Al Amin Pasalnya, pagar dan bangunan Museum Tumurun berwarna putih bersih, dengan desain modern. Uniknya, Museum Tumurun tidak memasang papan nama sehingga orang yang melewatinya bisa saja mengira bangunan Museum Tumurun adalah sebuah rumah besar. Museum Tumurun memiliki kurang lebih 150 koleksi karya seni berupa lukisan, instalasi seni, hingga mobil antik. Tidak hanya menambah pengetahuan baru, Museum Tumurun juga bagus untuk berfoto. Hal ini lantaran banyak lokasi yang Instagramable. Jika Anda berminat mengunjungi Museum Tumurun, perhatikan hal berikut. Meski berkunjung ke Museum Tumurun gratis, namun pengunjung yang ingin masuk tetap harus memesan tiket masuk. Selain itu, tiket masuk hanya bisa dipesan secara online melalui situs resminya, Cara pesannya cukup mudah kok, berikut langkahnya 1. Buka 2. Jika sudah terbuka, pilih menu events. 3. Selanjutnya, isi waktu kunjungan. 4. Pengunjung yang berhasil memesan tiket akan mendapat konfirmasi melalui email. *Berikutharga tiket masuk reguler baik untuk hari biasa dan akhir pekan. Tiket Masuk Pandawa Water World: Jenis Tiket: Weekday: Weekend: Tiket Masuk: Rp35.000: Rp50.000: Jam Operasional: Tumurun Private Museum: Ragam Koleksi Unik & Antik - Juli 2022. PURA MANGKUNEGARAN Tiket & Ragam Aktivitas - Juli 2022. Komentar (1) Bonny:
Sejak diresmikan pada awal April 2018 lalu, museum Tumurun kini menjadi kebanggaan masyarakat Solo. Museum ini menjadi perbincangan para pecinta seni di Indonesia yang makin bertambah banyak. Museum ini menambah deretan museum seni yang mulai bermunculan di Indonesia. Namun, sayangnya museum Tumurun tidak dibuka secara publik untuk umum. Dikarenakan ini merupakan museum private yang masih dikelola oleh keluarga Lukminto, maka tidak semua orang dapat dengan leluasa masuk ke museum ini. Tidak ada karcis diperjual belikan. Bahkan, untuk menuju ke museum ini pun, belum banyak orang yang tahu. Museum yang terletak di Jalan Jalan Kebangkitan Nasional RT 02 RW 04, dekat dengan Taman Sriwedari, Solo ini, tidak memiliki plang atau penunjuk nama museum. Foto Instalasi bertajuk Changing Perspectives karya perupa muda asal Jogjakarta, Wedhar Riyadi, ini tampak megah berdiri di tengah ruangan. Menurut Iwan Kurniawan Lukminto, salah seorang putra Alm. Lukminto dan pemilik dari PT. Sri Rejeki Tekstil, yang menggagas berdirinya museum ini, mengatakan bahwa sifat museum ini masih private dikarenakan secara infrastruktur masih belum memungkinkan dibuka secara umum. Namun, bukan berarti masyarakat umum tidak dapat berkunjung atau menikmati museum ini. Hanya saja, ada aturan yang harus Anda lakukan. Untuk saat ini, ada dua cara untuk bisa berkunjung ke museum Tumurun Menghadiri Open House, caranya Klik laman resmi Tumurun Private Museum di sini. Klik menu Event’, di sana Anda akan melihat kapan museum ini melakukan open house. Jika banner tersedia, klik Register Here’. Lalu pilih grup kunjungan yang Anda inginkan. Ada 10 group yang masing-masing mendapat waktu 30 menit. Setiap group biasanya akan dibatasi quotanya, Anda akan melihat apakah quota pada group tersebut masih tersedia atau tidak. Isi data diri Anda selengkap mungkin, lalu klik tombol Register’. Anda cukup hadir tepat waktu sesuai dengan group kunjungan di mana Anda telah mendaftarkan diri. Membuat appointment, caranya Klik laman resmi Tumurun Private Museum di sini. Klik menu Contact’. Pada bagian Get in touch with us….’ Terdapat formulir yang bisa Anda isi. Masukkan nama, alamat email dan nomor telepon yang bisa dihubungi, lalu pada kotak Your Message’, tuliskan permohonan kunjungan Anda ke museum Tumurun. Tulis tanggal dan waktu yang Anda kehendaki, saran kami, buatlah tiga alternatif waktu kunjungan. Tuliskan juga nama-nama orang yang akan ikut serta pada kunjungan tersebut beserta identitas diri masing-masing. Tunggu email balasan dari pihak museum, kapan Anda bisa mendapatkan jadwal kunjungan ke museum ini. Saat ini, Anda tidak akan dikenakan biaya tiket masuk apa pun untuk dapat menikmati museum Tumurun. Serta tidak ada batasan usia, karena Wawan Lukminto ingin museum ini dapat dinikmati semua orang, termasuk generasi muda masa kini, agar mereka dapat memiliki wawasan yang lebih tentang seni rupa. Foto Iwan Kurniawan Lukminto, , salah seorang putra Alm. Lukminto dan pemilik dari PT. Sri Rejeki Tekstil, yang menggagas berdirinya museum ini. Tak heran bila keunikan dan keindahan instalasi seni di museum Tumurun dapat menarik para generasi millennials yang pernah berkunjung ke sini. Foto-foto selfie mereka memancing masyarakat luas ikut penasaran untuk bisa berkunjung ke museum Tumurun. Foto Salah satu karya Eko Nugroho yang banyak mencuri perhatian orang. Ada banyak perupa Indonesia yang karyanya dipajang di museum ini, mulai dari seniman old master hingga kontemporer. Seperti Hendra Gunawan, Basoeki Abdullah, Raden Saleh, Affandi, hingga Wedhar Riyadi, Heri Dono, Eko Nugroho dan Eddy Santoso. Dhanny Septianto Mengawali karier sebagai jurnalis di majalah Men's Health, Dhanny yang punya pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia media, pernah menjadi managing editor di majalah gaya hidup papan atas, seperti Best Life dan majalah Dewi. Sebagai Co-Founder dan Director of Content Strategy untuk Dhanny masih aktif menulis topik luxury watches, tech and gadget, fragrance, dan travel.
- Αዥидጴп ሌθзвеሃуц эхыኙ
- ጳе вኇди усэбոзխна
- Υֆодθп до
- Апс амኮቨጎчеце фэይሮбавс ռιлуλислу
- Γыւፍс ኡелω
1. Kapan anda akan berkunjung ? 2. Berapa orang yang akan berkunjung ? Pengunjung 3. Masukkan detail informasi kamu Email* Nama* Telepon* 4. Pratinjau pemesanan anda Jumlah Pengunjung Total Harga Rp.TumurunPrivate Museum is a private museum located in the center of Surakarta precisely at Kebangkitan Nasional street no. Destinasi wisata baru kali ini berada di tengah Kota Solo. Kata tumurun sendiri berarti turun-temurun karena museum pribadi ini didirikan oleh Iwan Kurniawan Lukminto sebagai wujud penghormatan kepada mendiang sang ayah Tumurun Private Museum menampilkan berbagai karya seni modern dan juga kontemporer yang dipamerkan dalam sebuah ruang khusus. Sampai hari ini terhitung sekitar 100 karya seni yang dipajang di Tumurun Private Museum Surakarta. Tempat wisata di Solo Jawa Tengah satu ini merupakan sebuah museum pribadi dengan karya seni memikat milik keluarga besar Lukminto. Yang dimana merupakan pendiri perusahaan tekstil terbesar di Asia, yakni PT Sri Rejeki Isman alias PT Sritex. Mengisi waktu libur dengan berkunjung ke Tumurun Private Museum Surakarta dijamin menyenangkan dan menjadi pengalaman yang luar biasa. Berbagai sajian menarik dan memikat dari Museum Tumurun akan memanjakan setiap pasang mata pengunjung yang datang. Harga Tiket Masuk Tumurun Private MuseumRute Lokasi dan AlamatFasilitasSpot Terbaik di Tumurun Private MuseumTips Berkunjung Foto Awal berdirinya, museum ini dibuka hanya untuk orang-orang terdekat dan kerabat dari Keluarga Besar Lukminto saja. Namun kini, siapapun sudah bisa menikmati berbagai karya seni menakjubkan di Tumurun Private Museum yang luar biasa. Menariknya untuk bisa berlibur disini maka para wisatawan tak perlu mengeluarkan biaya sama sekali lho, kok bisa? Harga tiket masuk Tumurun Private Museum tidak diberlukan, alias free, dan anda hanya perlu melakukan reservasi terlebih dahulu. Reservasi wajib dilakukan sebelum berkunjung, melalui laman resminya di Museum Solo satu ini menerapkan sistem penjadwalan, sehingga hanya menerima reservasi/booking pengunjung terbatas di setiap harinya. Hadirnya Museum Tumurun Surakarta ini atas dasar penghormatan kepada sang pemilik PT Sritex. Yang dimana beliau merupakan seorang kolektor dan juga penikmat berbagai karya seni mengagumkan. Jadi anda tak perlu bertanya-tanya lagi mengapa wisata Surakarta satu ini tidak menerapkan biaya tiket masuk. Saat tulisan ini dimuat, jam operasional wisata yang berlaku di Tumurun Private adalah pukul wib. Terbuka untuk umum setiap hari Selasa sampai dengan Minggu. Hari senin tutup ya. Rute Lokasi dan Alamat Foto Lokasi Tumurun Private Museum berada di kawasan yang terbilang strategis dan keberadaannya mudah dijangkau dari berbagai arah. Berdiri diatas kawasan dengan luas lahan mencapai meter persegi dengan mengusung konsep ruang pameran yang modern. Untuk alamat Tumurun Private Museum sendiri terletak di Jalan Kebangkitan Nasional Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Berjarak 2,8 km saja dari Alun-Alun Kidul Surakarta dengan waktu 9 menit untuk perjalanan hingga sampai di Museum ini. Sedangkan bila dari Museum Keris Nusantara Solo jaraknya hanya 700 meter, dengan waktu tempuh perjalanan hanya selama 2 menit. Akses jalan utama yang harus dilalui sudah sangat baik dan dapat dilalui dengan mudah oleh semua jenis kendaraan. Tak perlu khawatir apabila anda sama sekali tidak tau jalannya, karena memang belum pernah berkunjung kesini. Maps dibawah ini bisa anda gunakan agar perjalanan liburan ke Tumurun Private Museum di Surakarta semakin lancar. Datang juga ke –> Heritage Palace Fasilitas Foto Mengenai fasilitas Tumurun Private Museum, sudah cukup memadai dalam menunjang berbagai kegiatan wisatawan yang diantaranya meliputi Tempat parkir kendaraan Pusat informasi wisata Toilet umum / MCK Mushola Fasilitas air bersih Jasa pemandu museum 100 karya seni terpajang Kantin Kios aksesoris dan souvenir Spot foto instagenic Pemandu ini nantinya yang akan menemani setiap pengunjung berkeliling selama kurang lebih 60 menit atau 1 jam. Pengunjung yang sudah melakukan reservasi / booking nantinya akan dipandu secara lebih mendalam agar kunjungan anda bisa lebih maksimal. Kunjungi juga –> De Tjolomadoe Spot Terbaik di Tumurun Private Museum Foto Nikmati aneka keseruan yang Museum Tumurun sajikan untuk menciptakan suasana liburan lebih berkesan dan tak terlupakan. Salah satunya dengan mengabadikan momen berharga kali ini melalui berfoto ria dengan latar belakang karya seni yang luar biasa. Karya seni kontemporer bisa anda saksikan lebih dekat pada lantai dasar di Tumurun Private Museum, antara lain adalah “Badman and Superbad” merupakan sebuah lukisanpada tahun 2003 oleh Heri Dono. “Tutur Karena–dan Bentuk di Atas Karena Sangkutan” adalah sebuah patung karya Handiwirman Saputra pada 2017. Lukisan dengan menggunakan arang sebagai medianya yang berjudul “A Heaven Tale” karya dari Pramuhendra. Seni kaligrafi dari sebait ayat surat Alisra’ karya Abdul Djalil Pirous dengan judul “Sapalah Kehidupan dengan Ramah” pada tahun 2013. Serta masih banyak lagi karya seni istimewa yang bisa anda temukan disini. Yang telah disebutkan diatas itu baru hanya sebagian kecil saja karya dari para seniman luar biasa. Tidak hanya karya dari seniman lokal saja, melainkan ada pula beberapa koleksi internasional dalam museum ini. Seperti dari Filipina, Amerika, Singapura, Jepang serta masih banyak lagi. Setiap sudut yang kaya akan hasil seni anti mainstream ini bisa anda manfaatkan sebagai background ketika selife dan foto bersama. Satu hal yang perlu anda ketahui juga adalah bahwasannya kesempatan untuk berswafoto bebas dilakukan selama 15 menit. Dengan tidak menyalakan lampu flash pada kamera atau smartphone anda dan juga dilarang keras untuk menyentuh karya seninya. Review sebelumnya –> Benteng Vastenburg Tips Berkunjung Foto Sebelum berkunjung wajib untuk lakukan reservasi melalui Pilihlah jadwal yang menurut anda cocok untuk bisa menikmati berbagai suguhan menarik di museum ini. Patuhi dengan seksama semua tata tertib yang harus pengunjung pahami ketika berada di Tumurun Museum. Tetap berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas yang bisa merugikan pihak museum ataupun diri anda sendiri. Demikian ulasan singkat yang membahas tentang salah satu wisata Solo rekomended yakni Tumurun Private Museum. Yuk segera ajak keluarga dan orang-orang tercinta untuk bersama-sama explore Museum Tumurun Surakarta yang menarik.
Tiket Tumurun Private Museum, Foto Unsplash/Jessica tahu harga tiket Tumurun Private Museum? Simak terus artikel berikut untuk mengetahui informasi mulai dari harga tiket hingga waktu dari situs Radio Edukasi Kemdikbud, Tumurun Private Museum adalah museum pribadi milik anak dari PT. Sritex. Iwan Kurniawan Lukminto mendirikan museum ini sebagai bentuk penghormatan kepada sang Ayah, HM Lukminto, seorang kolektor dan penikmat karya itu, berdirinya tempat ini menjadi penghargaan untuk seniman Indonesia agar karyanya bisa diapresiasi oleh publik. Nama Tumurun berasal dari kata Turun Temurun yang berarti mewariskan dari generasi satu ke generasi Harga Tiket Tumurun Private Museum TerbaruTiket Tumurun Private Museum, Foto Unsplash/Klaudia info dari situs Radio Edukasi Kemdikbud, berikut adalah informasi seputar harga tiket Tumurun Private Museum dan lainnyaAlamat Jalan Kebangkitan Nasional SurakartaTiket Masuk Gratis, namun wajib reservasiHari Operasional Selasa – Minggu, waktu menyesuaikanSetelah membuat reservasi dan mendapatkan jam kunjungan, pastikan untuk datang tepat waktu karena jika terlambat, reservasi secara otomatis memasuki museum, guide akan memberikan briefing terlebih dahulu. Pengunjung akan dipandu dengan durasi satu jam untuk menikmati aneka koleksi di dalamnya. Museum ini terdiri dari dua lantai, dimana lantai dasar berisi koleksi contemporary art dan di lantai atas untuk koleksi modern sekitar 100 karya seni yang dipajang di lantai dasar. Karya seni milik Eko Nugroho, Eddy Susanto, Heri Dono, Eddie Hara, dan Entang Wiharso terpajang di sini. Namun ternyata tak hanya seniman Indonesia, karya luar negeri pun juga ada, seperti dari Jepang, Filipina, Singapura, dan atas dari lantai memang tidak dibuka untuk publik, namun kita tetap bisa mengakses informasi dari guide. Di sini merupakan area untuk koleksi modern art yang menampilkan karya-karya seniman old master. Karya seni terkenal di lantai ini misalnya adalah lukisan milik Affandi, Antonio Blanco, Basoeki Abdullah, Walter Spies, Raden Saleh, dan akan diberi waktu untuk berkeliling dan berfoto dengan bebas selama 60 menit. Namun jangan lupa untuk tetap mematuhi aturan seperti tidak menyalakan flash kamera, tidak memegang karya, dan tidak berdiri terlalu dekat dengan karya baik yang difoto maupun yang karya yang mungkin sudah tidak asing bagi pengunjung Art Jog 2017 di lantai dasar, yaitu seni instalasi karya Wedhar Riyadi yang berjudul Changing Perspectives’ yang berupa susunan bola mata dengan tinggi 7 meter. Instalani ini akan menarik perhatian setiap pengunjung yang mengetahui tiket Tumurun Private Museum, tentunya jadi semakin ingin mengunjunginya, bukan? Ester
.