🎣 Tiket Masuk Tumurun Private Museum

HargaTiket Masuk Tumurun Private Museum Meski menampilkan karya seni yang berharga, pengunjung tidak dipungut biaya sama sekali alias tiket masuk Museum Tumurun Solo gratis. Jam Operasional Meski terbuka untuk umum, pengunjung hanya diberikan waktu 1 jam. SOLO, – Museum Tumurun merupakan museum privat milik keluarga Lukminto pendiri PT Sri Rejeki Isman Sritex, yang berlokasi di Jalan Kebangkitan Nasional Solo, dekat Taman Sriwedari. Dibangun oleh anak Almarhum HM. Lukminto, pendirian Museum Tumurun memang ditujukan untuk memajang koleksi karya seni milik ayahnya.“Dari sana jugalah asal muasal nama Tumurun, yaitu dari kata turun-temurun,” kata guide yang menemani perjalanan beberapa waktu lalu. Dilihat dari sisi depan, bangunan Museum Tumurun tidak terlihat seperti museum pada umumnya. Baca juga Niat Masyarakat Berkunjung ke Museum Semakin Tinggi Pagar dan bangunan Museum Tumurun berwarna putih bersih, dengan desain modern. Museum Tumurun juga tidak memasang papan nama sehingga orang yang melewatinya bisa saja mengira bangunan Museum Tumurun adalah sebuah rumah besar. Di luar pagar Museum Tumurun, petugas akan menyapa dan menanyakan identitas pengunjung yang datang. Jika sudah, pengunjung diizinkan masuk ke halaman Museum Tumurun untuk menunggu jadwal kunjungan dan pintu dibuka. Sebelum memasuki area koleksi karya seni dipajang, petugas atau guide akan terlebih dahulu memaparkan sejarah Museum Tumurun, dan aturan-aturan yang harus ditaati pengunjung. Baca juga Menenggang Empati, Berkunjung Ke Museum Nasional Tidak hanya bertugas sampai di sana, guide juga akan menjelaskan, dan menjawab pertanyaan pengunjung terkait karya seni yang dipajang. Tak perlu khawatir, pengunjung tidak perlu membayar guide yang bertugas karena sudah termasuk fasilitas dari Museum Tumurun. Sama seperti bagian luarnya, bagian dalam Museum Tumurun juga dicat putih bersih. Hal tersebut membuat nuansa muram yang sering kali terasa di museum menghilang sama sekali. Peletakkan lampu di berbagai sisi menambah terang ruangan. Ketika berkeliling melihat koleksi karya seni, pengunjung tidak akan merasa kepanasan karena bagian-bagian Museum Tumurun dipasangi AC. Terdiri dari dua lantai, Museum Tumurun memiliki kurang lebih 150 koleksi karya seni berupa lukisan, instalasi seni, hingga mobil antik. Baca juga Pameran Seni Rupa Orak-arik di Solo Rahma Nidya Salah satu sisi Museum Tumurun. Di lantai dua, tersimpan karya old master seperti Affandi, Ahmad Sadali, Antonio Blanco, Hendra Gunawan, S. Sudjojono, Johan Rudolf Bonnet, Walter Spies, Basoeki Abdullah, dan Raden Saleh. Namun, koleksi di lantai dua hanya bisa dilihat kalangan terbatas. Meski begitu, di lantai satu pengunjung bebas menikmati karya seniman-seniman kontemporer seperti Tisna Sanjaya, Eddy Susanto, Hery Dono, dan Rudi Mantofani. Museum Tumurun memiliki banyak spot foto instagramable. Contohnya pada instalasi Floating Eyes yang merupakan salah satu ikon terkenal Museum Tumurun. Rahma Nidya Floating Eyes karya Wedhar Riyadi, salah satu koleksi Museum Tumurun yang paling digemari pengunjung. Floating Eyes merupakan instalasi seni karya Wedhar Riyadi, yang dibuat pada 2017. Floating Eyes terlihat menyerupai tumpukan mata berwarna merah dan biru. Baca juga TeamLab Future Park, Instalasi Seni Interaktif Siap Digelar Tidak hanya bagus untuk berfoto, Floating Eyes juga memiliki makna yang tak kalah menarik. Tumpukan mata tersebut menggambarkan mata-mata yang selalu melihat dan mengawasi manusia melalui media datang ke Museum Tumurun, pengunjung tidak dikenakan biaya, alias gratis. Selain ekonomis, sepulang dari Museum Tumurun, pengunjung tidak hanya membawa foto-foto yang instagramable, melainkan juga pengetahuan baru terkait karya seni kontemporer. Museum Tumurun pun ramai dikunjungi wisatawan dari yang muda hingga tua. Baca juga Berkunjung ke Museum Padepokan Pencak Silat Indonesia di Jakarta Timur Berminat berkunjung ke Museum Tumurun? Sebelum itu, catat hal-hal berikut. 1. Harus memesan tiket Meski gratis, pengunjung yang ingin masuk ke Museum Tumurun tetap harus memesan tiket masuk. Tiket masuk hanya bisa dipesan secara online melalui situs resminya, Baca juga 6 Tempat Liburan Gratis di Jakarta, Cocok Untuk Liburan di Tanggal Tua Cara pemesanannya sangat mudah. Setelah situs terbuka, pilih menu events, dan waktu kunjungan. Pengunjung yang berhasil memesan tiket akan mendapat konfirmasi melalui email. 2. Kuota kunjungan dibatasi Pada situsnya, Museum Tumurun menampilkan jadwal kunjungan yang bisa dipilih oleh calon pengunjung. Setiap jadwal dilengkapi jumlah sisa kuota pengunjung. Baca juga Musim Liburan, Pengunjung Kota Tua Jakarta Capai Orang Saat musim liburan, kuota akan lebih cepat terpenuhi. Maka dari itu, calon pengunjung harus memesan tiket dari jauh hari. 3. Menaati aturan Museum Tumurun memiliki beberapa aturan yang harus ditaati pengunjungnya. Ketika memasuki area museum, pengunjung harus menyebutkan nama pemesan tiket, dan menunjukkan kartu identitas. Baca juga 6 Oleh-oleh Legendaris Khas Solo yang Wajib Kamu Bawa Pulang Setelah itu, pengunjung bisa masuk ketika pintu sudah dibuka oleh petugas. Sebelum memasuki ruangan pemajangan karya seni, pengunjung harus meninggalkan tas punggung dan barang besar yang dibawa. Jangan khawatir, barang yang ditinggal akan aman karena berada dalam pengawasan CCTV. Selain itu, pengunjung dilarang menyentuh karya seni, berbicara nyaring, membawa makanan dan minuman, serta mengambil gambar menggunakan flash. Nah, berbekal catatan tersebut, Anda sudah siap untuk berkunjung ke Museum Tumurun. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Andadapat dengan mudah menemukan penerbangan murah / tiket pesawat LCC dari Bandara Internasional Cancún di Cancun hingga Aalborg. Bandingkan harga tiket pesawat dan pesan tiket dengan harga terendah di berbagai maskapai penerbangan secara real time 24 jam. Hemat uang Anda dengan diskon dan promosi dan temukan penawaran terbaik di Trip.com!
Skip to content Paket WisataRental MobilSewa Bus PariwisataSewa MotorKontakTravel Blog Tumurun Private Museum Tidak ada salahnya sekali-kali habiskan waktu liburan akhir pekan Anda mengunjungi museum. Misal Anda sedang liburan di Solo, sempatkan untuk mampir ke museum unik Tumurun Private Museum. Museum ini kerap jadi bahan perbincangan para pemerhati seni Indonesia. Tak hanya itu, museum ini juga telah menambah jumlah daftar museum unik di Solo. Berdasarkan akun Instagram Museum Pribadi Tumurun, beberapa koleksi museum berupa karya seni instalasi seperti halnya yang ada di Museum Macan Jakarta. Sejarah Tumurun Private Museum Tumurun Private Museum adalah sebuah museum pribadi yang dicetuskan oleh Lukminto, seorang pengusaha tekstil sukses di Solo. Museum ini resmi dibuka sekitar awal April tahun 2018 lalu dan masih berstatus private kecuali di waktu-waktu tertentu. Dari awal rilis hingga sekarang, bangunan museum ini beserta koleksinya dikelola langsung oleh keluarga Lukminto. Alasan utama mengapa museum ini masih bersifat private karena faktor infrastruktur museum yang masih belum memadai. Namun bukan berarti publik tidak diperbolehkan untuk berkunjung ke tempat wisata Solo ini. Sah-sah saja untuk mengunjungi museum ini, hanya saja para pengunjung wajib memperhatikan dan mematuhi aturan yang ada. Jika menelisik sejarah pendirian museum ini, mulanya museum milik keluarga ini terbatas untuk keluarga dan kerabat saja. Namun sejak awal April tahun 2018, museum ini akhirnya melayani reservasi kunjungan untuk publik. Ada cukup banyak koleksi karya seni yang tersimpan dengan sangat baik di sini. Dan koleksi ini adalah koleksi pribadi keluarga Lukminto dan keturunannya. Tak heran jika museum ini memiliki nama Tumurun karena berasal dari istilah turun-temurun’ yang artinya mewariskan ke generasi berikutnya. Sang putra lalu mendirikan museum ini untuk meneruskan hobi sang ayah yang tak lain adalah seorang kolektor karya seni. Daya Tarik Tumurun Private Museum Museum Pribadi Tumurun ini memiliki koleksi yang beragam. Koleksi-koleksi inilah yang kemudian menjadi daya tarik sekaligus hal utama yang membuat publik penasaran. Berbeda dengan koleksi Museum Affandi yang sebagian besar koleksinya adalah karya lukis abstrak, museum ini lebih menampilkan koleksi karya seni modern. Koleksi karya seni modern ini dipamerkan di dua zona yang berbeda, yaitu zona publik di lantai 1 dan zona private di lantai 2. Adapun daftar koleksi karya yang tersimpan rapi di museum ini antara lain lukisan karya Sang maestro lukis, Affandi Antonio Blanco Walter Spies Basoeki Abdullah Raden Saleh dll Ada sekitar 100 buah karya seni yang tersimpan di lantai 1. Kemudian di bagian depan ruang, terdapat karya Floating Eyes yang sangat estetik. Floating Eyes ini adalah buah karya Wedhar Riyadi. Di dekat Floating Eyes, pengunjung dapat melihat satu unit mobil antik Mercedes Benz keluaran tahun 1972. Ada juga sederet karya hasil tangan-tangan kreatif seperti AD Pirous Handiwirman Saputra Heri Dono Pramuhendra Eko Nugroho Eddy Susanto Eddie Hara Entang Wiharso Fasilitas di Tumurun Private Museum Di dalam museum ini, Anda dan pengunjung lainnya dapat menikmati sejumlah fasilitas dasar seperti area parkir, toilet, dan mushola. Dengan adanya fasilitas ini, para pengunjung tentu akan merasa nyaman selama sedang berkunjung di museum ini. Selain fasilitas basic, pihak pengelola museum juga menyediakan beberapa fasilitas pendukung. Sebut saja layanan tour guide dan layanan kemudahan reservasi Museum Pribadi Tumurun. Jika Anda lihat fasilitas-fasilitas di atas, museum ini memang unik dan jauh berbeda dengan Museum Ullen Sentalu dan museum-museum umum lainnya. Di sini Anda tidak akan menjumpai fasilitas resto yang biasanya menjual aneka jenis makanan khas Solo. Anda juga tidak akan menemukan fasilitas-fasilitas lainnya yang umumnya ada di wisata museum seperti loker untuk menyimpan barang-barang para pengunjung. Harga Tiket Masuk Tumurun Private Museum Tidak ada tiket masuk yang berlaku di museum ini. Museum ini gratis untuk publik. Namun pengunjung yang ingin berkunjung ke museum ini harus melakukan reservasi atau appointment terlebih dahulu. Caranya, lakukan reservasi secara online dengan cara mengisi formulir. Di dalam formulir ini, Anda harus mengisi nama, email, dan nomor telepon. Kemudian, silahkan Anda tentukan jadwal kunjungan yang Anda kehendaki. Jangan lupa cantumkan jumlah dan nama orang-orang yang turut mengikuti kunjungan. Setelah semua ini selesai, Anda tinggal menunggu email balasan dari pihak museum. Email balasan inilah yang bisa menjadi bukti Anda untuk bisa masuk ke museum Sekedar info, selain gratis, museum ini juga terbuka untuk pengunjung dari berbagai kalangan usia. Jadi, jika Anda ingin mengajak si buah hati, tentu saja bisa. Ada cara lainnya untuk mengunjungi museum tanpa harus reservasi, yaitu dengan cara menghadiri Open House yang diselenggarakan oleh pihak museum. Caranya sangat mudah, yaitu cukup kunjungi situs resmi museum lalu klik Event. Jika Open House tersedia dalam waktu dekat, klik Register Here. Silahkan pilih group. Biasanya ada 10 group yang melakukan kunjungan museum dan masing-masing group berkesempatan untuk safari museum selama 30 menit. Retribusi Tarif Tiket Masuk Gratis Lokasi dan Rute Menuju Tumurun Private Museum Museum pribadi ini terletak di jantung Kota Solo. Ada beberapa tempat wisata terdekat yang bisa Anda sasar nantinya jika berhasil mengunjungi museum ini. Sebut saja ada Monumen Pers dan Museum Batik. Tentu kedua tempat wisata di atas juga bisa menjadi acuan untuk menentukan lokasi museum pribadi ini secara tepat. Nah, agar lebih mudah untuk mencari titik lokasi museum ini via Google Maps, berikut kami bagikan alamat lengkapnya. Alamatnya ada di Jalan Kebangkitan Nasional Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Surakarta. Lokasi ini sangat strategis dan dekat dengan pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan, sentra oleh-oleh khas Solo, dan lain sebagainya. Jika kebetulan Anda sedang berada di Kota Solo, cukup butuh waktu 6 menit saja untuk sampai di lokasi museum ini. Pilih rute via Jalan Ronggowarsito atau bisa juga via Jalan Dr. Rajiman. Namun jika Anda ingin bersafari wisata ke sejumlah tempat wisata lainnya, agar praktis dan juga hemat, kami rekomendasikan untuk menyewa mobil di Salsa Wisata. Kami tawarkan beberapa produk paket sewa mobil, Elf, Hiace, dan bus kepada Anda. Jika Anda pergi bersama rombongan, paket sewa Elf Short Solo pasti akan jadi pilihan yang tepat. Jam Operasional Tumurun Private Museum Museum Pribadi Tumurun ini buka dari Senin hingga Sabtu. Minggu tutup. Jam operasional yang berlaku di museum ini adalah dari jam sampai jam WIB. Setelah mengetahui informasi singkat tentang museum ini, jika Anda berminat, silahkan Anda dapat mulai membuat rencana kunjungan ke museum ini. Tidak mau repot reservasi lokasi? Gunakan saja paket wisata Solo murah dari Salsa Wisata. Dengan reservasi produk paket ini, Anda tak akan repot lagi soal akomodasi, transportasi, dan bahkan destinasi untuk acara liburan Anda. Anda pun bisa tenang, santai, dan fun selama liburan di Private Tumurun Museum dan tempat-tempat wisata terdekat lainnya. Tentukan sendiri pula destinasi Anda misalnya saja seperti ke tempat wisata kuliner Solo terdekat. Related PostsBagikan Artikel Ini Ke Page load link Spotwajib berfoto di Tumurun Private Museum (c)Annissa Saputri/Travelingyuk. Di lantai dasar ada karya yang mungkin sudah tidak asing bagi pengunjung Art Jog 2017, yakni seni instalasi karya Wedhar Riyadi yang berjudul 'Changing Perspectives'. Instalasi berbentuk susunan bola mata dengan tinggi 7 meter ini menarik perhatian.
Gak ada masalah sama sekali kalo kamu nyempetin waktu liburan akhir pekan buat mampir ke museum. Misalnya kalo lagi liburan di Solo, cobain deh mampir ke museum unik Tumurun Private Museum. Sumber Gambar Rama Rendra Prayoga Museum ini sering banget jadi topik pembicaraan para penggemar seni di Indonesia. Bukan cuma itu, museum ini juga menambah jumlah museum unik yang ada di Solo. Berdasarkan akun Instagram Museum Pribadi Tumurun, beberapa koleksi di museum ini berupa karya seni instalasi, kayak yang ada di Museum lain yang ada di ibukota negara. Tumurun Private Museum tuh museum yang dibuat sama Lukminto, pengusaha sukses di Solo yang punya bisnis tekstil. Museum ini resminya dibuka sekitar awal April 2018 dan masih jadi museum pribadi kecuali di waktu-waktu tertentu. Dari dulu sampe sekarang, bangunan museum ini sama koleksinya langsung dikelola sama keluarga Lukminto. Alasannya sih karena infrastruktur museumnya masih kurang memadai, makanya museum ini masih tetep jadi museum pribadi. Tapi bukan berarti publik gak boleh dateng ke tempat wisata di Solo ini. Boleh banget kok kunjungin museum ini, tapi pengunjungnya harus ikut aturan yang ada. Kalo diliat dari sejarahnya, awalnya museum ini cuma buat keluarga sama kerabat aja. Tapi mulai awal April 2018, mereka mulai buka reservasi kunjungan buat publik. Di sini banyak banget karya seni yang disimpan dengan baik. Dan koleksi ini sebenernya koleksi pribadi keluarga Lukminto dan keturunannya. Namanya Tumurun karena artinya turun-temurun’, yang artinya diwariskan ke generasi berikutnya. Anaknya Lukminto yang mendirikan museum ini buat lanjutin hobi ayahnya yang senang koleksi karya seni. Daya Tarik Tumurun Private Museum Di Museum Pribadi Tumurun ini banyak banget koleksi keren. Nah, koleksi-koleksi inilah yang bikin orang penasaran dan dateng ke sini. Bedanya sama koleksi di Museum Affandi, yang mayoritasnya lukisan abstrak, museum ini lebih banyak koleksi karya seni modern. Berikut adalah tabel yang berisi informasi mengenai koleksi-koleksi yang ada di Museum Pribadi Tumurun AffandiAffandi2Lukisan Antonio BlancoAntonio Blanco3Lukisan Walter SpiesWalter Spies4Lukisan Basoeki AbdullahBasoeki Abdullah5Lukisan Raden SalehRaden Saleh6Lukisan-lukisan lainnyaBerbagai seniman lainnya7Floating EyesWedhar Riyadi8Mobil antik Mercedes Benz 1972–9Karya-karya kreatif lainnyaAD Pirous, Handiwirman Saputra, Heri Dono, Pramuhendra, Eko Nugroho, Eddy Susanto, Eddie Hara, Entang Wiharso Tabel ini memberikan daftar koleksi-koleksi yang ada di Museum Pribadi Tumurun beserta seniman yang terkait dengan setiap karya. Ada berbagai jenis karya seni, mulai dari lukisan-lukisan karya Affandi, Antonio Blanco, Walter Spies, Basoeki Abdullah, Raden Saleh, dan lain-lain. Selain itu, Terdapat juga karya Floating Eyes karya Wedhar Riyadi, serta mobil antik Mercedes Benz tahun 1972. Selain itu, terdapat karya-karya kreatif dari seniman seperti AD Pirous, Handiwirman Saputra, Heri Dono, Pramuhendra, Eko Nugroho, Eddy Susanto, Eddie Hara, dan Entang Wiharso. Fasilitas Yang Tersedia Di Tumurun Private Museum, mereka punya fasilitas yang cukup lengkap buat pengunjung. Mereka ada area parkir, toilet, dan mushola jadi pengunjung bisa nyaman waktu berkunjung ke museum ini. Selain fasilitas dasar itu, pihak museum juga nyediain beberapa fasilitas tambahan. Misalnya ada tour guide buat yang mau ditemenin jalan-jalan di museum, dan juga kemudahan buat reservasi di Museum Pribadi Tumurun. Kalo liat fasilitas-fasilitas itu, museum ini emang beda banget sama Museum yang ada disekitaran solo lainya. Di sini gak ada resto yang jual makanan khas Solo, beda dari kebanyakan museum yang biasanya ada tempat makan. Trus gak ada fasilitas kayak loker buat simpen barang-bawaan pengunjung. Jadi ya lebih simpel gitu, tapi tetep nyaman kok. Harga Tiket Masuk Tumurun Private Museum Di museum ini, gak ada tiket masuk yang harus dibeli. Jadi gratis buat umum. Tapi kalo mau ke museum ini, harus reservasi dulu atau bikin appointment. Caranya gampang, tinggal reservasi online dengan mengisi formulir. Di formulirnya, harus isi nama, email, dan nomor telepon. Trus pilih juga jadwal kunjungan yang diinginkan. Jangan lupa kasih tau jumlah orang dan nama-nama yang ikut kunjungan. Setelah itu, tinggal tunggu email balasan dari museum. Email balasannya nanti jadi bukti masuk ke museum. Info tambahan, selain gratis, museum ini buka buat semua usia. Jadi kalo mau ajak si kecil juga bisa. Ada cara lain buat kunjungin museum tanpa reservasi, yaitu dateng ke Open House yang diadain sama museum. Caranya simpel, tinggal buka situs resmi museum terus klik Event. Kalo ada Open House yang akan dateng, klik Register Here. Pilih aja grupnya. Biasanya ada 10 grup yang bisa kunjungin museum dan tiap grup punya kesempatan safari museum selama 30 menit. Lokasi dan Rute Menuju Tumurun Private Museum Museum pribadi ini berada di pusat Kota Solo. Deket sini ada beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungin juga, misalnya Monumen Pers dan Museum Batik. Nah, dua tempat wisata itu bisa jadi patokan buat nyari lokasi museum pribadi ini dengan tepat. Supaya gampang cari lokasinya di Google Maps, ini dia alamat lengkapnya Jalan Kebangkitan Nasional Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Surakarta. Lokasinya strategis banget, deket dengan pusat keramaian kayak pusat perbelanjaan, tempat beli oleh-oleh khas Solo, dan lain-lain. Kalo misalnya lagi di Kota Solo, cuma butuh sekitar 6 menit buat sampe ke museum ini. Bisa pilih rute lewat Jalan Ronggowarsito atau lewat Jalan Dr. Rajiman. Tapi kalo mau jalan-jalan ke tempat wisata lainnya, dan kamu berangkat dari jabodetabek jangan sungkan menggunakan paket travel Jakarta Solo dari Biru Travel. Kita punya jadwal perjalanan setiap hari dari wilayah bekasi, Jakarta, Depok, Bogor dan Tangerang dengan harga tiket perjalanan yang gak akan nguras isi dompetmu. Jam Operasional Museum Pribadi Tumurun buka dari Senin sampe Sabtu, tapi Minggu tutup. Jam buka museum ini dari jam 10 pagi sampe jam 5 sore. Kalo udah tahu info singkat tentang museum ini dan minat buat kesini, bisa mulai nih buat bikin rencana kunjungan ke museum ini. Kalo males ribet reservasi, bisa pake paket rental mobil Solo murah dari biru travel. Dengan pake paket ini, gak perlu repot mikirin navigasi atau petunjuk arah supaya bisa cepat sampai disini. Jadi kamu bisa tenang, santai, dan asyik waktu liburan di Museum Pribadi Tumurun dan tempat-tempat wisata terdekat lainnya. Bisa juga pilih destinasi sendiri, misalnya ke tempat wisata Bendungan Colo Yang Instagramable.
Tidakada biaya masuk ke Museum Tumurun, karena kami bangga dalam upaya memberikan kesempatan untuk memajukan pendidikan seni di masyarakat. Pendaftaran online untuk mengunjungi museum dapat ditemukan di tumurunmuseum.org, di mana pengunjung dapat memilih waktu kunjungan.
Temurun Private Museum Harga Tiket Masuk Gratis. Jam Buka - Nomor Telepon +622717463320. Alamat / Lokasi Jl. Kebangkitan Nasional Sriwedari, Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia, 57141. Objek wisata berupa museum mungkin kurang terlalu menarik bagi kaum millenial. Namun, siapa bilang jika museum itu selalu membosankan? Buktinya adalah Tumurun Private Museum yang ada di Kota Surakarta atau Solo ini. Yang menyajikan karya – karya menakjubkan dan bahkan sangat instagramable untuk dijadikan objek berfoto. Dinamakan private museum, karena memang museum ini berasal dari koleksi pribadi. Meski begitu, pengunjung dapat bebas berkunjung. Namun tentu dengan beberapa aturan yang harus ditaati. Jika ini milik pribadi, siapakah pemilik dari museum pribadi ini? Harga Tiket Masuk Tumurun Private Museum Ketika memasuki museum ini, pengunjung akan menyaksikan mahakarya yang luar biasa. Tempatnya yang bernuansa modern membuat pengunjung berpikir bahwa tiket masuknya mahal. Namun hal ini sangat berbanding terbalik, dimana harganya sangatlah terjangkau. Bahkan dengan tanpa biaya pun pengunjung dapat dengan bebas masuk ke sini. Harga Tiket Masuk Tiket masuk Gratis Baca THE HERITAGE PALACE Solo Tiket & Atraksi Jam Operasional Untuk mengunjungi museum ini, wisatawan harus memperhatikan waktu dan hari kunjungan. Karena jam operasional berbeda – beda tiap harinya. Dan berbeda dari tempat wisata lainnya, bahwa saat akhir pekan justru waktu kunjungan lebih singkat. Dan sesekali, pihak museum membuka jadwal khusus dengan sistem appointment dengan mengirim surat via email. Jam Operasional Selasa – Minggu Salah Satu Ruangan di dalam Museum Tumurun. Foto Gmap/Rendy Suryo Karena museum ini merupakan koleksi pribadi, sehingga pengunjung harus membuat jadwal kunjungan. Yaitu dengan mengirimkan email atau WhatsApp kepada pengelola tiga hari sebelumnya. Meskipun terlihat rumit aksesnya, namun jika sudah masuk ke dalamnya semua akan terbayar. Pengunjung akan menyaksikan mahakarya yang begitu indah dari sang maestro seni. Ada sekitar 120 koleksi karya seni di museum ini. Sang pendiri sekaligus pemilik museum adalah raksasa bisnis tekstil, Sri Rejeki Isman Sritex Group. Yaitu koleksi milik keluarga Lukminto, yang hobi mengoleksi barang seni. Yang diwariskan secara turun – temurun, sehingga dinamakan “Museum Tumurun”. Baca 11 Tempat Wisata Terbaik di Solo Museum ini sangat dijaga oleh sang pemilik beserta pengelolanya. Pengunjung yang masuk pun dibatasi, serta tidak bisa langsung datang begitu saja. Pengunjung pun harus mentaati tata tertib yang sudah ditetapkan. Hal ini untuk menjaga supaya hasil karya seni tetap baik dan tidak rusak. Kehati – hatian saat Berkunjung ke Museum Lukisan yang ada di Museum Tumurun. Foto Gmap/aulia dian permata Museum Tumurun ini menerapkan peraturan yang cukup ketat bagi wisatawan yang berkunjung. Aturan tersebut diantaranya tidak boleh membawa makanan dan minuman, serta tidak boleh membawa tas. Pengunjung hanya diperbolehkan membawa kamera atau handphone saja, sementara barang bawaan lain dititipkan. Dan ketika mengambil foto ataupun video, tidak diperbolehkan menggunakan flash. Pengunjung akan dibawa berkeliling pemandu selama kurang lebih 1 jam. Di sini, pemandu akan menjelaskan berbagai karya seni yang dilewati. Di setiap karya seni terdapat barcode yang dapat di scan oleh pengunjung dengan smartphone. Namun ingat, pengunjung tidak boleh memegang atau menyentuh karya seni dan koleksi lainnya. Baca Keraton Surakarta Hadiningrat Tiket & Pesona Koleksi Museum Tumurun Mobil Antik Dodge tahun 1948. Foto Gmap/AISYAH S Museum ini terdiri dari dua lantai, namun pengunjung umum hanya diperbolehkan di lantai pertama. Hal ini dikarenakan lantai dua memuat seni karya milik maestro terkenal, yang sayangnya sudah meninggal. Ditambah lagi, karya tersebut sudah berusia sangat tua, sehingga rapuh. Jadi, dikhawatirkan jika ada kunjungan pengunjung, karya seni ini dapat rusak. Di lantai pertama, pengunjung akan disambut dengan berbagai koleksi mobil antik pemilik museum. Mobil antik seperti Dodge tahun 1948 hingga Mercedez-Bens tahun 1972. Semuanya tampak sangat terawat dan berwarna mengkilap. Pengunjung boleh berfoto di dekatnya, namun tetap tidak diperbolehkan memegang, apalagi menaikinya. Baca Royal Water Adventure Solo Tiket & Wahana Ada juga karya yang begitu menarik perhatian dan sangat instagramable. Yaitu patung mata yang sangat tinggi berwarna biru dan merah. Berbagai lukisan unik dan menarik dipajang di setiap sisi dinding. Di setiap lukisan ini mengandung makna tersendiri dari sang pelukis. Patung Mata di Tengah – tengah Museum Changin Perspective berupa Patung Biru Raksasa Karya Wedhar Riyadi. Foto Gmap/marudesign indonesia Changin Perspective, patung mata biru raksasa karya Wedhar Riyadi ini pernah menjadi ikon ARTJOG 2017. Patung ini berbentuk mata raksasa yang mengambang, memiliki makna mendalam. Yaitu makna mengenai privasi di zaman media sosial saat ini. Dari karya seni ini, sang maestro ingin menyampaikan kepada seluruh orang yang memiliki media sosial. Bahwa mereka sudah tidak memiliki privasi lagi karena adanya media sosial tersebut. Oleh karena itu, bentuk patung ini menggambarkan mata yang sangat banyak. Tepat di samping mata biru tersebut, terdapat patung mata berwarna merah berukuran 5 meter. Di bagian bawah mata merah tersebut terdapat sepasang kaki. Yang menyiratkan makna bahwa teknologi kini sudah menjadi mata yang mengawasi gerak – gerik manusia. Koleksi Lukisan di Museum Tumurun Lukisan yang dipajang salah satunya lukisan karya Heri Dono dengan judul Badman and Superbad 2013. Lukisan ini menampilkan dua orang dengan pakaian superhero, satu pesawat, dan satu orang berpakaian polisi. Lukisan ini membawa pesan kritikan Heri pada perang antara Amerika Serikat dengan Irak. Pesawat tersebut menggambarkan peristiwa 11 September saat World Trade Center diserang. Ada juga karya seni lain seperti Mencari yang Hilang’ karya I Made Djirna. Ada juga Babatd Diponegoro’ karya Eddy Susanto dan Nagair. Serta masih banyak koleksi lukisan hasil karya maestro lainnya. Lokasi Museum Tumurun Lokasi museum ini berada di tengah kota. Yang beralamat di jalan Kebangkitan Naisonal Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Yang dipagari dengan konsep modern berwarna putih, tidak ada plang nama. Sehingga pengunjung mengira hanya rumah besar saja.
Beritadan foto terbaru Tumurun Private Museum - 5 Tempat Wisata Dekat Stasiun Purwosari Solo, Berburu Spot Instagenic di Tumurun Private Museum. Sabtu, 30 Juli 2022; Cari. Network. Informasi cara pemesanan tiket masuk Tumurun Private Museum secara online, tiket masuknya gratis. Selasa, 9 November 2021 .
– Tumurun Private Museum. Tumurun Private Museum, sesuai dengan namanya di mana museum ini di lengkapi dengan koleksi pribadi yang bisa di saksikan oleh semua pengunjung. Lokasinya berada di Surakarta, Jawa Tengah, Tumurun Privat Museum terbilang cukup populer dengan tampilan dan karya kekinian. Di karenakan museum ini milik pribadi, tentu ada beberapa aturan yang harus di taati sebelum akhirnya berkunjung. Apa saja? Simak uraian berikut ! Lokasi, harga tiket, dan jam operasional Sebelum mengetahui lebih dalam mengenai museum pribadi ini, sebaiknya untuk kamu mengetahui lebih dulu di mana lokasinya. Tumurun Privat Museum beralamatkan di Jl. Kebangkitan Nasional Sriwedari, Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia, 57141. Menariknya lagi kamu tidak akan di kenakan tarif tiket masuk untuk berkunjung kesana alias gratis. Sedangkan untuk jam operasional yang berlaku, Tumurun Private Museum di buka setiap hari Selasa hingga Minggu mulai jam sampai WIB. Benar saja, objek wisata ini hanya di buka tidak lebih dari 2 jam. Siapa pemilik Tumurun Private Museum ? Seperti pada penjelasan sebelumnya, Tumurun Private Museum di lengkapi koleksi pribadi. Selain itu pengunjung juga bisa membuat jadwal kunjungan terlebih dahulu melalui email dan WhatsApp bahkan 3 hari sebelum berkunjung. Di dalamnya terdapat sekitar 120 koleksi karya seni di dalam Tumurun Private Museum ini. Untuk pemiliknya sendiri tidak lain adalah Sri Rejeki Isman Sritex Group dengan koleksi milik keluarga Lukminto. Terbilang menjadi museum yang sangat di jaga oleh pemilik dan pengelola, Tumurun Privat Museum selalu membatasi pengunjung dan tidak membiarkan pengunjung untuk masuk begitu saja. Aturan berkunjung ke museum Untuk bisa menyaksikan keindahan karya yang ada di Tumurun Private Museum, kamu di haruskan untuk mematuhi peraturan yang cukup ketat terlebih dahulu. Berikut ini beberapa aturan yang harus di patuhi Tidak boleh membawa makanan dan minumanTidak boleh membawa tasPengunjung hanya di perbolehkan untuk membawa kamera dan handphone sajaTidak boleh menggunakan flash saat mengambil foto dan videoBarang bawaan lainnya harus di titipkanPengunjung tidak boleh memegang atau menyentuh karya seni dan koleksi lainnya Saat berkeliling di Tumurun Private Museum, maka kamu akan di temani oleh pemandu selama kurang lebih 1 jam. Selain itu setiap karya seni yang ada di lengkapi dengan barcode yang bisa di scan. Bangunan museum ini terdiri dari 2 lantai. Namun pengunjung hanya diperbolehkan untuk berkeliling di lantai pertama saja. Hal ini dikarenakan pada lantai 2 terdapat karya milik maestro terkenal yang sudah meninggal. Terlebih lagi banyak karya yang sudah berusia sangat tua dan sudah rapuh. Sehingga dikhawatirkan akan merusak karya seni tersebut. Saat masuk ke lantai pertama, pengunjung akan menemukan berbagai koleksi mobil antik milik pemilik museum yakni Dodge tahun 1948 dan Mercedez Bens tahun 1972. Selain itu kamu juga akan menemukan patuh mata yang tinggi berwarna biru dan merah. Berbagai lukisan juga bisa kamu saksikan dengan makna yang berbeda-beda dari sang pelukis. Adapun beberapa koleksi seni yang ada di Tumurun Private Museum yakni Patung mata biru raksasa karya Wedhar Riyadi yang sekaligus pernah menjadi ikon ARTJOG pada tahun 2012. Tidak hanya pernah menjadi ikon saja, patung ini memiliki makna mengenai privasi di zaman media sosial seperti saat ini. Seniman dari mata biru ini bermaksud menyampaikan kepada semua orang bahwa dengan media sosial, pengguna sudah tidak memiliki privasi karya Heri Dono dengan judul Badman dan Superbad 2013. Menampilkan tentang 2 orang dengan pakaian superhero, 1 pesawat, dan 1 polisi. Demikian penjelasan mengenai Tumurun Privat Museum yang bisa kamu ketahui. Museum ini dipagari dengan konsep modern berwarna putih. Selain itu tidak ada plang nama sama sekali yang menunjukkan bahwa rumah tersebut adalah museum. Oleh karena itu banyak yang mengira bangunan Tumurun Private Museum tidak lain hanyalah rumah besar pada umumnya. Baca Juga Daya Tarik dan Harga Tiket Masuk Terbaru The Heritage PalaceKedai Ice Cream Gelato Terbaik yang Enak dan Populer di Solo8 Hotel Murah Terbaik di Solo, Rp 200 ribuan Fasilitas Lengkap !5 Rekomendasi Restoran All You Can Eat Paling Enak di Solo *** Hargatiket masuk Keraton Surakarta Rp 15 ribu. 4. Tumurun Private Museum. Karya seni di Tumurun Private Museum (Instagram/@tumurunmuseum) Baca juga: 6 Bubur Ayam untuk Menu Sarapan Enak di Solo, Gurihnya Bubur Bakar Wajib Dicoba. Nama Tumurun Private Museum mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya. Tempat wisata ini termasuk private museum.
Tumurun Private Museum adalah sebuah museum swasta yang terletak di kota Solo, Jawa Tengah, Indonesia. Museum ini didirikan pada Pada Maret 2018 oleh seorang kolektor seni. Tujuan dari museum ini adalah untuk memamerkan koleksi seni yang terdiri dari seni rupa modern dan kontemporer, serta seni tradisional Indonesia. Museum ini memiliki koleksi yang cukup beragam, mulai dari lukisan, patung, instalasi, hingga seni rupa media campuran. Beberapa karya seniman Indonesia terkenal seperti Affandi, Hendra Gunawan, dan Raden Saleh juga dipamerkan di sini. Selain itu, museum ini juga memiliki ruang pamer khusus yang dikhususkan untuk seniman muda Indonesia yang sedang berkembang. Tumurun Private Museum juga memiliki fasilitas yang lengkap, seperti kafe, toko suvenir, dan ruang pertemuan. Museum ini terbuka untuk umum setiap hari kecuali hari Senin dan hari libur nasional. Harga tiket masuk ke museum ini cukup terjangkau. Museum ini memiliki koleksi seni yang cukup beragam dan menampilkan beberapa seniman terkenal Indonesia. Selain itu, fasilitas yang lengkap seperti kafe dan toko suvenir membuat pengunjung bisa menikmati kunjungan dengan lebih nyaman. Harga tiket masuk yang terjangkau juga menjadi nilai tambah dari museum ini. Namun, saya juga merekomendasikan agar museum ini meningkatkan promosi dan program pendidikan untuk menarik lebih banyak pengunjung dan memperkenalkan seni rupa Indonesia kepada masyarakat. Daftar Isi1 Sejarah2 Jam Buka3 Cara Reservasi4 Tiket Masuk5 Fasilitas6 Hotel Dekat7 Tempat Makan8 Spot Foto9 Wisata Sekitar Sejarah Tumurun Private Museum didirikan pada Pada Maret 2018 oleh seorang kolektor seni Indonesia. Memiliki minat yang besar terhadap seni rupa, baik seni rupa modern dan kontemporer maupun seni tradisional Indonesia. Koleksi seni yang dimilikinya pun semakin bertambah seiring dengan keberhasilannya dalam dunia bisnis. Dalam perjalanan hidupnya banyak berkesempatan untuk mengunjungi berbagai museum dan galeri seni di berbagai belahan dunia. Melalui pengalaman tersebut, ia semakin terinspirasi untuk membuat sebuah museum yang dapat memamerkan koleksi seni yang dimilikinya kepada masyarakat Indonesia. Sejak berdirinya, Tumurun Private Museum telah menjadi salah satu destinasi wisata seni rupa yang populer di Solo. Museum ini sering menjadi tempat pameran seni rupa yang diadakan oleh seniman Indonesia dan internasional. Selain itu, museum ini juga sering menjadi tuan rumah acara seni, diskusi, dan lokakarya untuk memperkenalkan seni rupa kepada masyarakat Indonesia. Tumurun Private Museum juga menjadi pusat pendidikan seni rupa yang penting di Solo. Museum ini sering mengadakan program pendidikan seperti workshop, kelas seni, dan kunjungan sekolah untuk memperkenalkan seni rupa kepada anak-anak dan remaja. Museum ini juga berkolaborasi dengan institusi pendidikan seperti Universitas Sebelas Maret dan Institut Seni Indonesia Surakarta untuk meningkatkan pendidikan seni rupa di Indonesia. Tumurun Private Museum adalah sebuah museum yang penting dalam memperkenalkan seni rupa Indonesia kepada masyarakat. Museum ini merupakan hasil dari minat dan dedikasi seorang kolektor seni Indonesia yang ingin memamerkan koleksinya kepada masyarakat luas dan meningkatkan pendidikan seni rupa di Indonesia. Jam Buka Tumurun Private Museum buka setiap hari, kecuali hari Senin dan hari libur nasional. Berikut adalah jam operasional museum Selasa – Jumat – WIB Sabtu – Minggu – WIB Namun, jam operasional bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Oleh karena itu, sebaiknya sebelum berkunjung ke museum, pastikan terlebih dahulu jadwal operasional museum yang terbaru dengan mengunjungi situs web resmi museum atau menghubungi pihak museum. Cara Reservasi Untuk melakukan reservasi di Tumurun Private Museum, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan, antara lain Melalui telepon Anda dapat menghubungi pihak museum melalui nomor telepon 0271 7463320 untuk melakukan reservasi tiket masuk atau reservasi ruangan untuk acara atau kegiatan tertentu. Melalui email Anda juga dapat mengirimkan email untuk melakukan reservasi tiket masuk atau reservasi ruangan untuk acara atau kegiatan tertentu. Melalui situs web Anda dapat melakukan reservasi tiket masuk melalui situs web resmi Tumurun Private Museum Di situs web tersebut, Anda dapat memilih tanggal dan waktu kunjungan serta jumlah tiket yang dipesan. Melalui aplikasi pihak ketiga Terdapat aplikasi pihak ketiga seperti Traveloka dan Klook yang juga menyediakan reservasi tiket masuk. Anda dapat mengunduh aplikasi tersebut di smartphone Anda dan melakukan reservasi melalui aplikasi tersebut. Sebaiknya lakukan reservasi sebelumnya, terutama jika Anda berencana mengunjungi museum pada hari libur atau akhir pekan, karena biasanya jumlah pengunjung yang datang cukup banyak. Dengan melakukan reservasi, Anda juga dapat memastikan ketersediaan tiket dan fasilitas yang dibutuhkan, serta menghindari antrean yang panjang pada saat kedatangan. Tiket Masuk Untuk informasi harga tiket masuk Tumurun Private Museum, berikut adalah informasinya Dewasa Pelajar/Mahasiswa Anak-anak usia di bawah 12 tahun Gratis Namun, harga tiket masuk bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Oleh karena itu, sebaiknya pastikan terlebih dahulu harga tiket masuk yang terbaru dengan mengunjungi situs web resmi museum atau menghubungi pihak museum sebelum berkunjung ke museum. Fasilitas spotjateng Tumurun Private Museum memiliki beberapa fasilitas yang dapat dinikmati oleh pengunjungnya. Berikut adalah beberapa fasilitas yang tersedia di museum ini Ruang Pameran Museum ini memiliki beberapa ruang pameran yang dapat digunakan untuk menampilkan karya seni dan koleksi benda-benda. Ruang pameran tersebut dirancang dengan tampilan yang menarik dan elegan untuk memberikan pengalaman yang memuaskan bagi pengunjung. Koleksi Seni Museum ini memiliki koleksi seni yang sangat beragam, dari seni rupa modern hingga tradisional. Beberapa seniman Indonesia yang terkenal seperti Affandi, Sudjojono, dan Raden Saleh terdapat di dalamnya. Benda-benda Koleksi Selain karya seni, museum ini juga memiliki koleksi benda-benda tradisional seperti wayang kulit dan keris. Hal ini memberikan pengalaman yang berbeda bagi pengunjung yang tertarik dengan budaya Indonesia. Ruang Audio-Visual Terdapat ruang audio-visual di museum ini yang dapat digunakan untuk menonton film atau presentasi tentang seni atau budaya Indonesia. Ruang ini didesain dengan tampilan yang modern dan nyaman untuk menambah pengalaman pengunjung. Toko Suvenir Museum ini juga memiliki toko suvenir yang menjual berbagai macam barang seperti katalog, poster, buku, dan benda-benda kerajinan tangan yang terbuat dari bahan-bahan tradisional. Barang-barang ini dapat menjadi kenang-kenangan bagi pengunjung yang ingin membawa pulang suvenir dari museum ini. Tumurun Private Museum memiliki fasilitas yang lengkap dan menarik untuk memberikan pengalaman yang berbeda dan memuaskan bagi pengunjung. Hotel Dekat Jika Anda mencari hotel yang dekat dengan Tumurun Private Museum, berikut adalah beberapa opsi yang dapat dipertimbangkan Alila Solo Hotel – Hotel mewah yang terletak sekitar 2,5 km. Hotel ini menawarkan pemandangan kota Solo yang indah dan fasilitas yang lengkap seperti kolam renang, spa, dan pusat kebugaran. Best Western Premier Solo Hotel – Hotel yang terletak sekitar 3 km. Hotel ini memiliki fasilitas yang lengkap seperti kolam renang, restoran, dan ruang rapat. Grand HAP Hotel – Hotel yang terletak sekitar 3 km. Hotel ini menawarkan kamar yang nyaman dan fasilitas seperti kolam renang, spa, dan restoran. The Royal Surakarta Heritage Solo – Hotel yang terletak sekitar 3,5 km. Hotel ini memiliki arsitektur yang klasik dan fasilitas seperti kolam renang, spa, dan restoran. Best Western Premier Solo Baru – Hotel yang terletak sekitar 4 km. Hotel ini menawarkan kamar yang modern dan fasilitas seperti kolam renang, spa, dan restoran. Semua hotel ini memiliki lokasi yang strategis dan fasilitas yang lengkap untuk memberikan kenyamanan dan pengalaman yang baik bagi para tamu. Tempat Makan Berikut adalah beberapa tempat makan yang bisa menjadi opsi di dekat Tumurun Private Museum Warung Steak – Restoran yang menyajikan steak dengan harga terjangkau dan suasana yang nyaman. Restoran ini terletak sekitar 1,5 km. RM Gudeg Bu Tjitro – Restoran yang menyajikan makanan khas Solo, seperti gudeg, nasi liwet, dan sate kambing. Restoran ini terletak sekitar 3 km. Kafe Taman – Kafe yang menyajikan berbagai macam hidangan internasional dan lokal, seperti pasta, burger, dan nasi goreng. Kafe ini terletak sekitar 3 km. Bebek Slamet H. Slamet – Restoran yang menyajikan bebek goreng dengan sambal khas Solo. Restoran ini terletak sekitar 4 km. Warung Makan Mang Engking – Restoran yang menyajikan makanan laut dengan bumbu khas Jawa Tengah. Restoran ini terletak sekitar 4,5 km. Semua tempat makan ini menyajikan makanan yang enak dan beragam dengan harga yang terjangkau. Terdapat berbagai macam pilihan makanan dari hidangan lokal hingga internasional. Anda bisa memilih salah satu yang sesuai dengan selera Anda. Spot Foto Berikut adalah beberapa spot foto yang menarik di Tumurun Private Museum Area Taman Di museum ini terdapat taman yang luas dan indah yang cocok untuk dijadikan latar belakang foto. Anda bisa mengambil foto dengan latar belakang hijau yang alami dan menghirup udara segar. Ruang Pameran Di dalam museum, terdapat ruang pameran dengan karya seni yang indah dan menarik. Anda bisa mengambil foto dengan latar belakang karya seni yang unik dan artistik. Koleksi Benda Museum ini memiliki koleksi benda tradisional seperti wayang kulit dan keris yang sangat cocok untuk dijadikan latar belakang foto. Desain Arsitektur Museum ini memiliki arsitektur bangunan yang unik dengan nuansa tradisional dan modern yang berpadu harmonis. Anda bisa mengambil foto dengan latar belakang desain arsitektur yang menarik. Dinding Grafiti Di dekat museum ini terdapat dinding grafiti yang indah dan artistik yang dapat dijadikan latar belakang foto yang unik dan kreatif. Semua spot foto di Tumurun Private Museum menawarkan pemandangan yang indah dan menarik. Anda bisa mengambil foto yang unik dan berkesan dengan berbagai macam latar belakang yang tersedia. Wisata Sekitar Berikut adalah beberapa tempat wisata menarik yang dapat dikunjungi di sekitar Tumurun Private Museum Keraton Kasunanan Surakarta – Keraton yang merupakan tempat tinggal raja Surakarta yang bersejarah dan indah. Keraton ini terletak sekitar 4,5 km. Taman Sriwedari – Taman rekreasi yang terletak di kota Solo dengan berbagai macam atraksi seperti pertunjukan musik, seni tradisional, dan kuliner. Taman ini terletak sekitar 3,5 km. Pasar Klewer – Pasar tradisional yang terkenal di kota Solo dengan berbagai macam produk khas seperti batik, kerajinan tangan, dan kuliner. Pasar ini terletak sekitar 5,5 km. Candi Cetho – Candi Hindu yang terletak di lereng Gunung Lawu dengan pemandangan alam yang indah. Candi ini terletak sekitar 30 km. Grojogan Sewu – Air Terjun yang indah dan menarik yang terletak di kaki Gunung Lawu. Air Terjun ini terletak sekitar 60 km. Semua tempat wisata ini menawarkan pengalaman yang berbeda dan menarik yang dapat menambah pengetahuan dan pengalaman Anda tentang sejarah, budaya, dan keindahan alam di sekitar kota Solo.
HargaTiket Tumurun Private Museum. Museum ini terletak di Jl. Kebangkitan nasional no.2/4, sriwedari, laweyan, surakarta. Jalan menuju lokasinya pun sudah cukup besar, sehingga mobil sudah dipastikan bisa masuk. Harga tiket masuknya pun sangatlah terjangkau, karena saat ini pengelola tumurun private museum belum membanderol untuk masuk dan
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Donec quam felis, ultricies nec, pellentesque eu, pretium quis, sem. Nulla consequat massa quis enim.
Taksembarangan, untuk mengunjungi Tumurun Private Museum kalian harus melakukan reservasi dulu, bahkan waktu kunjungan pun dibatasi. semua masuk itu kan jadi keselamatan karya di dalam agak riskan juga," ucap Vilmala Sari, Manager Tumurun saat ditemui pada Selasa (5/3/2019). Jumlah pengunjung dan waktu berkeliling museum juga dibatasi.
- Museum Tumurun merupakan salah satu museum ternama di Kota Solo. Diketahui, museum tersebut adalah museum privat milik keluarga Lukminto pendiri PT Sri Rejeki Isman Sritex. Museum Tumurun berlokasi di Jalan Kebangkitan Nasional Solo, dekat Taman Sriwedari. Dilansir dari Museum Tumurun dibangun oleh anak Almarhum HM. Lukminto. Baca juga Cara Mengurus N5 Surat Izin Orang Tua untuk Menikah, Simak Syaratnya Berikut Ini Baca juga Cara Reservasi Bus Tingkat Werkudara, Wisatawan Tetap Harus Patuhi Protokol Kesehatan Ppendirian Museum Tumurun ditujukan untuk memajang koleksi karya seni milik ayahnya. Dari segi bangunan, Museum Tumurun tidak seperti museum pada umumnya. Museum Tumurun di Jalan Kebangkitan Nasional Solo, museum unik milik keluarga Bos Sritex Solo, Iwan Lukminto. Irfan Al Amin Pasalnya, pagar dan bangunan Museum Tumurun berwarna putih bersih, dengan desain modern. Uniknya, Museum Tumurun tidak memasang papan nama sehingga orang yang melewatinya bisa saja mengira bangunan Museum Tumurun adalah sebuah rumah besar. Museum Tumurun memiliki kurang lebih 150 koleksi karya seni berupa lukisan, instalasi seni, hingga mobil antik. Tidak hanya menambah pengetahuan baru, Museum Tumurun juga bagus untuk berfoto. Hal ini lantaran banyak lokasi yang Instagramable. Jika Anda berminat mengunjungi Museum Tumurun, perhatikan hal berikut. Meski berkunjung ke Museum Tumurun gratis, namun pengunjung yang ingin masuk tetap harus memesan tiket masuk. Selain itu, tiket masuk hanya bisa dipesan secara online melalui situs resminya, Cara pesannya cukup mudah kok, berikut langkahnya 1. Buka 2. Jika sudah terbuka, pilih menu events. 3. Selanjutnya, isi waktu kunjungan. 4. Pengunjung yang berhasil memesan tiket akan mendapat konfirmasi melalui email. *
tiket masuk tumurun private museum
Berikutharga tiket masuk reguler baik untuk hari biasa dan akhir pekan. Tiket Masuk Pandawa Water World: Jenis Tiket: Weekday: Weekend: Tiket Masuk: Rp35.000: Rp50.000: Jam Operasional: Tumurun Private Museum: Ragam Koleksi Unik & Antik - Juli 2022. PURA MANGKUNEGARAN Tiket & Ragam Aktivitas - Juli 2022. Komentar (1) Bonny:
Sejak diresmikan pada awal April 2018 lalu, museum Tumurun kini menjadi kebanggaan masyarakat Solo. Museum ini menjadi perbincangan para pecinta seni di Indonesia yang makin bertambah banyak. Museum ini menambah deretan museum seni yang mulai bermunculan di Indonesia. Namun, sayangnya museum Tumurun tidak dibuka secara publik untuk umum. Dikarenakan ini merupakan museum private yang masih dikelola oleh keluarga Lukminto, maka tidak semua orang dapat dengan leluasa masuk ke museum ini. Tidak ada karcis diperjual belikan. Bahkan, untuk menuju ke museum ini pun, belum banyak orang yang tahu. Museum yang terletak di Jalan Jalan Kebangkitan Nasional RT 02 RW 04, dekat dengan Taman Sriwedari, Solo ini, tidak memiliki plang atau penunjuk nama museum. Foto Instalasi bertajuk Changing Perspectives karya perupa muda asal Jogjakarta, Wedhar Riyadi, ini tampak megah berdiri di tengah ruangan. Menurut Iwan Kurniawan Lukminto, salah seorang putra Alm. Lukminto dan pemilik dari PT. Sri Rejeki Tekstil, yang menggagas berdirinya museum ini, mengatakan bahwa sifat museum ini masih private dikarenakan secara infrastruktur masih belum memungkinkan dibuka secara umum. Namun, bukan berarti masyarakat umum tidak dapat berkunjung atau menikmati museum ini. Hanya saja, ada aturan yang harus Anda lakukan. Untuk saat ini, ada dua cara untuk bisa berkunjung ke museum Tumurun Menghadiri Open House, caranya Klik laman resmi Tumurun Private Museum di sini. Klik menu Event’, di sana Anda akan melihat kapan museum ini melakukan open house. Jika banner tersedia, klik Register Here’. Lalu pilih grup kunjungan yang Anda inginkan. Ada 10 group yang masing-masing mendapat waktu 30 menit. Setiap group biasanya akan dibatasi quotanya, Anda akan melihat apakah quota pada group tersebut masih tersedia atau tidak. Isi data diri Anda selengkap mungkin, lalu klik tombol Register’. Anda cukup hadir tepat waktu sesuai dengan group kunjungan di mana Anda telah mendaftarkan diri. Membuat appointment, caranya Klik laman resmi Tumurun Private Museum di sini. Klik menu Contact’. Pada bagian Get in touch with us….’ Terdapat formulir yang bisa Anda isi. Masukkan nama, alamat email dan nomor telepon yang bisa dihubungi, lalu pada kotak Your Message’, tuliskan permohonan kunjungan Anda ke museum Tumurun. Tulis tanggal dan waktu yang Anda kehendaki, saran kami, buatlah tiga alternatif waktu kunjungan. Tuliskan juga nama-nama orang yang akan ikut serta pada kunjungan tersebut beserta identitas diri masing-masing. Tunggu email balasan dari pihak museum, kapan Anda bisa mendapatkan jadwal kunjungan ke museum ini. Saat ini, Anda tidak akan dikenakan biaya tiket masuk apa pun untuk dapat menikmati museum Tumurun. Serta tidak ada batasan usia, karena Wawan Lukminto ingin museum ini dapat dinikmati semua orang, termasuk generasi muda masa kini, agar mereka dapat memiliki wawasan yang lebih tentang seni rupa. Foto Iwan Kurniawan Lukminto, , salah seorang putra Alm. Lukminto dan pemilik dari PT. Sri Rejeki Tekstil, yang menggagas berdirinya museum ini. Tak heran bila keunikan dan keindahan instalasi seni di museum Tumurun dapat menarik para generasi millennials yang pernah berkunjung ke sini. Foto-foto selfie mereka memancing masyarakat luas ikut penasaran untuk bisa berkunjung ke museum Tumurun. Foto Salah satu karya Eko Nugroho yang banyak mencuri perhatian orang. Ada banyak perupa Indonesia yang karyanya dipajang di museum ini, mulai dari seniman old master hingga kontemporer. Seperti Hendra Gunawan, Basoeki Abdullah, Raden Saleh, Affandi, hingga Wedhar Riyadi, Heri Dono, Eko Nugroho dan Eddy Santoso. Dhanny Septianto Mengawali karier sebagai jurnalis di majalah Men's Health, Dhanny yang punya pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia media, pernah menjadi managing editor di majalah gaya hidup papan atas, seperti Best Life dan majalah Dewi. Sebagai Co-Founder dan Director of Content Strategy untuk Dhanny masih aktif menulis topik luxury watches, tech and gadget, fragrance, dan travel.
  • Αዥидጴп ሌθзвеሃуц эхыኙ
  • ጳе вኇди усэбոзխна
    • Υֆодθп до
    • Апс амኮቨጎчеце фэይሮбавс ռιлуλислу
  • Γыւፍс ኡелω
Beritadan foto terbaru Cara Pesan Tiket Museum Tumurun - Cara Memesan Tiket Masuk Museum Tumurun, Hanya Bisa Dipesan Secara Online Jumat, 17 Desember 2021 Cari Instalasi WHY karya Aditya NovaliJika Anda sedang berada di Solo, sempatkanlah untuk mampir ke Tumurun Private Museum yang menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan seni yang sedang populer di Solo. Tempat ini menampilkan berbagai mahakarya instalasi seni dan lukisan dari seniman ternama dengan Tumurun Private Museum? Simak informasinya berikut ini!LokasiDaya Tarik Instalasi WHY karya Aditya NovaliTumurun Private Museum merupakan sebuah museum pribadi yang dicetuskan oleh Lukminto, seorang pengusaha tekstil sukses di Solo. Museum yang telah resmi dibuka sekitar awal April tahun 2018 lalu, hingga saat ini masih berstatus private kecuali di waktu-waktu tertentu Private Museum adalah museum yang memiliki berbagai koleksi karya unik seperti karya lukis abstrak hingga instalasi seni modern yang akan membuat Anda terpukau. Karya yang ditampilkan di sini terdiri dari beberapa seniman ternama, seperti Aditya Novali, Affandi, Antonio Blanco, Walter Spies, Basoeki Abdullah, hingga Raden seni yang dipamerkan terbagi ke dalam 2 zona, yaitu di lantai 1 akan menjadi zona umum dimana bisa langsung dilihat saat datang ke museum. Sementara di lantai 2, Anda akan melihat langsung instalasi karya seni terbatas yang ada di Tumurun Private TiketHarga tiket masuk ke Tumurun Private Museum adalah gratis, Anda hanya perlu melakukan pemesanan tiket atau reservasi pada laman website museum ini. Untuk bisa masuk ke museum ini, Anda akan didampingi oleh pemandu yang akan memimpin satu rombongan hingga 30-60 menit tur Pemesanan Tiket Tumurun Private MuseumBerikut adalah cara pemesanan tiket di Tumurun Private MuseumBuka website Kemudian klik menu Online Registration Pilih hari dan tanggal kedatangan Anda ke Tumurun Private Museum Langkah selanjutnya, isi data diri dan juga pilih kloter grup visit yang tersedia Terakhir, isi kode keamanan dan klik register Hotel Populer di Solo
SerunyaMengunjungi Tumurun Private Museum Di Solo. Wisata tumurun private museum surakarta. Selain itu kota Solo terkenal dengan sejarah. Your Instagram Account Occupation Number of visitors. Beranda Media Deretan Museum Kece di Solo yang Wajib Didatangi Deretan Museum Kece di Solo yang Wajib Didatangi Baca artikelnya. Rabu Maret.
Pastinya sudah tidak asing lagi dengan Museum Tumurun Solo bukan. Bagaimana tidak private museum yang ini memang menawarkan karya -karya seniman kelas wahid. Bukan hanya indah dipandang namun juga kece buat foto tentunya. Selain lukisan, ternyata disana ada banyak karya dari koleksi pribadi Lukminto pendiri Sritek Solo. Tidak hanya hasil karya tangan – tangan dalam negeri, namun ada karya dari Jepang, Singapura, Filipina, hingga Amerika. Meski begitu mempesona, namun pengunjung tidak bisa datang sewaktu – waktu, harus booking dulu ya. Apalagi dari namanya sudah sangat jelas yaitu private museum artinya museum pribadi. Sebenarnya adalah koleksi pribadi dari keluarga Lukminto, namun sebagai bentuk dedikasi untuk mengedukasi masyarakat kamu juga bisa kesana. Barangkali besuk juga punya museum sendiri ya. Sejarah Temurun Private Museum Temurun Private Museum memang terbilang baru, bahkan baru dibuka pada April 2018 lalu. Adalah Iwan Kurniawan Lukminto, anak dari Alm. Lukminto pendiri PT. Sri Rejeki yang telah berdiri sejak tahun 1996. Sebagai bentuk dedikasinya kepada yang ayah apalagi melihati banyaknya koleksi karya seni yang dimiliki maka dibukalah museum ini. Tak tanggung-tanggung museum yang buka dari jam terdiri dari seni kontemporer dan modern ini menyimpan lebih dari 100 karya. Meski dibuka untuk umum, namun pengunjung hanya diberikan waktu selama 1 jam saja. Lalu jadwal buka dari museum Temurun Solo ini adalah Selasa-Sabtu pukul WIB Minggu pukul WIB Kamu bisa berkunjung mulai dari hari selasa hingga minggu, namun untuk hari senin tutup. Saat berkunjung kesana, pengunjung hanya boleh mengunjungi lantai satu plus sudah dipandu oleh pihak sana. Lalu lantai dua yang berisi modern art tidak dibuka untuk umum. Karya yang satu ini memang kerap muncul di medsos, bahkan bisa dibilang “kalau belum disini berarti belum datang ke Museum Temurun. Ternyata spot yang viral ini adalah karya dari Wedhar Riyadi dengan judul Changing Perspectives. Ada banyak bola mata dengan jumlah yang banyak menatap ke berbagai sisi dengan tinggi 7 meter Berada di sisi Changging Perspective ada mobil Mercedez dan Dodge antik milik Lukminto alm. Mobilnya masih kinclong banget “Coba punya satu saja ya” Kalau ini gak diragukan lagi, ada banyak sekali lukisan dari tangan – tangan seniman. Nilai artistik yang tak ternilai dan syarat makna. Tentunya masih ada banyak lagi karya seni disana. Biar gak tambah penasaran yuk cek official IG dan websitenya berikut ini IG TemurunPrivateMuseum dan web Cara Masuk Museum Temurun Banyak yang bingung, bagaimana cara masuk ke Temurun Private Museum. Ya meski dibuka untuk umum, namun memang kamu harus daftar online dulu di situs resminya. Silahkan kamu isi data pada laman Event. Nah disitu sudah ada tanggal kunjungan yang dibuka. Meski gak setiap hari dibuka, namun hampir setiap hari ada jadwalnya. Apabila masih bingung juga langsung nhi hubungi nomer telp 0271-7463320 atau Hp 81227002152 Registrasi Klik disini Lokasi Museum Temurun Letaknya ditengah kota sangat mudah dijangkau yakni terletak di Jl. Kebangkitan Nasional. Ancer-ancernya adalah berada disebelah utara Pasar Kembang. Berikut info alamat lengkap dan google mapnya, Alamat Jl. Kebangkitan Nasional No. 2, Sriwedari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 5714 Peta Klik disni Meski menampilkan karya artistik yang ternilai, namun pengunjung tidak dikenakan biaya sema sekali alias harga tiket masuk Tumurun Museum Solo ini Gratis. HTM Gratis Aturan Foto Jika ingin berswafoto, pengunjung akan diberi waktu 15 menit. Dimana pengunjung bebas berfoto namun tetap di lantai satu. Biar gak salting, ikut nhi aturan yang ada Tidak boleh menyalakan flash kamera Dilarang berdiri terlalu dekat dengan karya Tidak boleh memegang karya Temurun Museum Solo bisa jadi destinasi wisata baru di Solo. Mengingat lokasinya yang mudah dijangkau, rasanya wajib datang kesini. Namun kamu harus reservasi dulu di situs resminya, karena kamu tidak bisa datang- datang kesan. Mengingat kunjungannya pun hanya dibatasi dua kali saja dalam sehari. Selain itu harga tiket masuk Tumurun Museum itu gratis, jadi gak masalah bukan kalau perlu otak atik online. TumurunPrivate Museum Solo, Museum yang Penuh Karya Seni Bernilai Tinggi. By Giải Trí Việt On Th7 26, 2022 0. Share
1. Kapan anda akan berkunjung ? 2. Berapa orang yang akan berkunjung ? Pengunjung 3. Masukkan detail informasi kamu Email* Nama* Telepon* 4. Pratinjau pemesanan anda Jumlah Pengunjung Total Harga Rp.
TumurunPrivate Museum is a private museum located in the center of Surakarta precisely at Kebangkitan Nasional street no. Destinasi wisata baru kali ini berada di tengah Kota Solo. Kata tumurun sendiri berarti turun-temurun karena museum pribadi ini didirikan oleh Iwan Kurniawan Lukminto sebagai wujud penghormatan kepada mendiang sang ayah Tumurun Private Museum menampilkan berbagai karya seni modern dan juga kontemporer yang dipamerkan dalam sebuah ruang khusus. Sampai hari ini terhitung sekitar 100 karya seni yang dipajang di Tumurun Private Museum Surakarta. Tempat wisata di Solo Jawa Tengah satu ini merupakan sebuah museum pribadi dengan karya seni memikat milik keluarga besar Lukminto. Yang dimana merupakan pendiri perusahaan tekstil terbesar di Asia, yakni PT Sri Rejeki Isman alias PT Sritex. Mengisi waktu libur dengan berkunjung ke Tumurun Private Museum Surakarta dijamin menyenangkan dan menjadi pengalaman yang luar biasa. Berbagai sajian menarik dan memikat dari Museum Tumurun akan memanjakan setiap pasang mata pengunjung yang datang. Harga Tiket Masuk Tumurun Private MuseumRute Lokasi dan AlamatFasilitasSpot Terbaik di Tumurun Private MuseumTips Berkunjung Foto Awal berdirinya, museum ini dibuka hanya untuk orang-orang terdekat dan kerabat dari Keluarga Besar Lukminto saja. Namun kini, siapapun sudah bisa menikmati berbagai karya seni menakjubkan di Tumurun Private Museum yang luar biasa. Menariknya untuk bisa berlibur disini maka para wisatawan tak perlu mengeluarkan biaya sama sekali lho, kok bisa? Harga tiket masuk Tumurun Private Museum tidak diberlukan, alias free, dan anda hanya perlu melakukan reservasi terlebih dahulu. Reservasi wajib dilakukan sebelum berkunjung, melalui laman resminya di Museum Solo satu ini menerapkan sistem penjadwalan, sehingga hanya menerima reservasi/booking pengunjung terbatas di setiap harinya. Hadirnya Museum Tumurun Surakarta ini atas dasar penghormatan kepada sang pemilik PT Sritex. Yang dimana beliau merupakan seorang kolektor dan juga penikmat berbagai karya seni mengagumkan. Jadi anda tak perlu bertanya-tanya lagi mengapa wisata Surakarta satu ini tidak menerapkan biaya tiket masuk. Saat tulisan ini dimuat, jam operasional wisata yang berlaku di Tumurun Private adalah pukul wib. Terbuka untuk umum setiap hari Selasa sampai dengan Minggu. Hari senin tutup ya. Rute Lokasi dan Alamat Foto Lokasi Tumurun Private Museum berada di kawasan yang terbilang strategis dan keberadaannya mudah dijangkau dari berbagai arah. Berdiri diatas kawasan dengan luas lahan mencapai meter persegi dengan mengusung konsep ruang pameran yang modern. Untuk alamat Tumurun Private Museum sendiri terletak di Jalan Kebangkitan Nasional Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Berjarak 2,8 km saja dari Alun-Alun Kidul Surakarta dengan waktu 9 menit untuk perjalanan hingga sampai di Museum ini. Sedangkan bila dari Museum Keris Nusantara Solo jaraknya hanya 700 meter, dengan waktu tempuh perjalanan hanya selama 2 menit. Akses jalan utama yang harus dilalui sudah sangat baik dan dapat dilalui dengan mudah oleh semua jenis kendaraan. Tak perlu khawatir apabila anda sama sekali tidak tau jalannya, karena memang belum pernah berkunjung kesini. Maps dibawah ini bisa anda gunakan agar perjalanan liburan ke Tumurun Private Museum di Surakarta semakin lancar. Datang juga ke –> Heritage Palace Fasilitas Foto Mengenai fasilitas Tumurun Private Museum, sudah cukup memadai dalam menunjang berbagai kegiatan wisatawan yang diantaranya meliputi Tempat parkir kendaraan Pusat informasi wisata Toilet umum / MCK Mushola Fasilitas air bersih Jasa pemandu museum 100 karya seni terpajang Kantin Kios aksesoris dan souvenir Spot foto instagenic Pemandu ini nantinya yang akan menemani setiap pengunjung berkeliling selama kurang lebih 60 menit atau 1 jam. Pengunjung yang sudah melakukan reservasi / booking nantinya akan dipandu secara lebih mendalam agar kunjungan anda bisa lebih maksimal. Kunjungi juga –> De Tjolomadoe Spot Terbaik di Tumurun Private Museum Foto Nikmati aneka keseruan yang Museum Tumurun sajikan untuk menciptakan suasana liburan lebih berkesan dan tak terlupakan. Salah satunya dengan mengabadikan momen berharga kali ini melalui berfoto ria dengan latar belakang karya seni yang luar biasa. Karya seni kontemporer bisa anda saksikan lebih dekat pada lantai dasar di Tumurun Private Museum, antara lain adalah “Badman and Superbad” merupakan sebuah lukisanpada tahun 2003 oleh Heri Dono. “Tutur Karena–dan Bentuk di Atas Karena Sangkutan” adalah sebuah patung karya Handiwirman Saputra pada 2017. Lukisan dengan menggunakan arang sebagai medianya yang berjudul “A Heaven Tale” karya dari Pramuhendra. Seni kaligrafi dari sebait ayat surat Alisra’ karya Abdul Djalil Pirous dengan judul “Sapalah Kehidupan dengan Ramah” pada tahun 2013. Serta masih banyak lagi karya seni istimewa yang bisa anda temukan disini. Yang telah disebutkan diatas itu baru hanya sebagian kecil saja karya dari para seniman luar biasa. Tidak hanya karya dari seniman lokal saja, melainkan ada pula beberapa koleksi internasional dalam museum ini. Seperti dari Filipina, Amerika, Singapura, Jepang serta masih banyak lagi. Setiap sudut yang kaya akan hasil seni anti mainstream ini bisa anda manfaatkan sebagai background ketika selife dan foto bersama. Satu hal yang perlu anda ketahui juga adalah bahwasannya kesempatan untuk berswafoto bebas dilakukan selama 15 menit. Dengan tidak menyalakan lampu flash pada kamera atau smartphone anda dan juga dilarang keras untuk menyentuh karya seninya. Review sebelumnya –> Benteng Vastenburg Tips Berkunjung Foto Sebelum berkunjung wajib untuk lakukan reservasi melalui Pilihlah jadwal yang menurut anda cocok untuk bisa menikmati berbagai suguhan menarik di museum ini. Patuhi dengan seksama semua tata tertib yang harus pengunjung pahami ketika berada di Tumurun Museum. Tetap berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas yang bisa merugikan pihak museum ataupun diri anda sendiri. Demikian ulasan singkat yang membahas tentang salah satu wisata Solo rekomended yakni Tumurun Private Museum. Yuk segera ajak keluarga dan orang-orang tercinta untuk bersama-sama explore Museum Tumurun Surakarta yang menarik.
TumurunPrivate Museum atau Museum Tumurun yang berada di Solo menyajikan suasana kekinian dan justru banyak dikunjungi anak-anak muda. Tiket gratis. Museum Tumurun berada di Jalan Kebangkitan Nasional nomor 2, Kelurahan Sriwedari, Laweyan, Solo. Untuk bisa masuk ke dalam Museum Tumurun, Sedulur tak perlu mengeluarkan uang sepersen pun

Tiket Tumurun Private Museum, Foto Unsplash/Jessica tahu harga tiket Tumurun Private Museum? Simak terus artikel berikut untuk mengetahui informasi mulai dari harga tiket hingga waktu dari situs Radio Edukasi Kemdikbud, Tumurun Private Museum adalah museum pribadi milik anak dari PT. Sritex. Iwan Kurniawan Lukminto mendirikan museum ini sebagai bentuk penghormatan kepada sang Ayah, HM Lukminto, seorang kolektor dan penikmat karya itu, berdirinya tempat ini menjadi penghargaan untuk seniman Indonesia agar karyanya bisa diapresiasi oleh publik. Nama Tumurun berasal dari kata Turun Temurun yang berarti mewariskan dari generasi satu ke generasi Harga Tiket Tumurun Private Museum TerbaruTiket Tumurun Private Museum, Foto Unsplash/Klaudia info dari situs Radio Edukasi Kemdikbud, berikut adalah informasi seputar harga tiket Tumurun Private Museum dan lainnyaAlamat Jalan Kebangkitan Nasional SurakartaTiket Masuk Gratis, namun wajib reservasiHari Operasional Selasa – Minggu, waktu menyesuaikanSetelah membuat reservasi dan mendapatkan jam kunjungan, pastikan untuk datang tepat waktu karena jika terlambat, reservasi secara otomatis memasuki museum, guide akan memberikan briefing terlebih dahulu. Pengunjung akan dipandu dengan durasi satu jam untuk menikmati aneka koleksi di dalamnya. Museum ini terdiri dari dua lantai, dimana lantai dasar berisi koleksi contemporary art dan di lantai atas untuk koleksi modern sekitar 100 karya seni yang dipajang di lantai dasar. Karya seni milik Eko Nugroho, Eddy Susanto, Heri Dono, Eddie Hara, dan Entang Wiharso terpajang di sini. Namun ternyata tak hanya seniman Indonesia, karya luar negeri pun juga ada, seperti dari Jepang, Filipina, Singapura, dan atas dari lantai memang tidak dibuka untuk publik, namun kita tetap bisa mengakses informasi dari guide. Di sini merupakan area untuk koleksi modern art yang menampilkan karya-karya seniman old master. Karya seni terkenal di lantai ini misalnya adalah lukisan milik Affandi, Antonio Blanco, Basoeki Abdullah, Walter Spies, Raden Saleh, dan akan diberi waktu untuk berkeliling dan berfoto dengan bebas selama 60 menit. Namun jangan lupa untuk tetap mematuhi aturan seperti tidak menyalakan flash kamera, tidak memegang karya, dan tidak berdiri terlalu dekat dengan karya baik yang difoto maupun yang karya yang mungkin sudah tidak asing bagi pengunjung Art Jog 2017 di lantai dasar, yaitu seni instalasi karya Wedhar Riyadi yang berjudul Changing Perspectives’ yang berupa susunan bola mata dengan tinggi 7 meter. Instalani ini akan menarik perhatian setiap pengunjung yang mengetahui tiket Tumurun Private Museum, tentunya jadi semakin ingin mengunjunginya, bukan? Ester

.