ο»ΏPower steering adalah teknologi yang membuat mengemudi semakin ringan. Simak pengertian, fungsi, dan cara kerjanya pada mobil! Ketika menggerakkan setir mobil untuk berbelok, apa yang kamu rasakan? Kita bisa dengan mudah memutar setir atau malah kesulitan saat menggerakkannya? Jika Toppers dapat mengoperasikan mobil dengan mudah, itu berarti kendaraan roda empatmu sudah dilengkapi power steering. Sebaliknya, jika kamu merasa berat ketika menggerakkan setir, berarti mobil yang kamu kendarai belum memiliki sistem power steering. Tidak semua mobil memang menggunakan teknologi ini. Biasanya mobil tua yang diproduksi pada tahun 1950-1970an belum memanfaatkan fitur tersebut. Lantas, apa sih, sebenarnya power steering itu? Apa fungsinya dan bagaimana cara kerjanya, sehingga bisa mempermudah pengendara dalam mengendarai mobil? Baca Juga Apa Itu RPM? Ini Arti dan Fungsinya pada Mobil & Motor Pengertian Power Steering Mobil Power steering ialah komponen yang ada pada sistem kemudi. Secara umum, kegunaannya untuk mempermudah pengendara dalam mengendarai mobil, sehingga mobil lebih mudah dikendalikan. Terutama pada saat berbelok. Ini akan membuat kemudi terasa lebih ringan saat diputar meskipun dalam kecepatan rendah. Tentunya hal ini sangat bermanfaat bagi para pengemudi yang masih pemula. Power steering memiliki tiga tipe yang berbeda, yaitu Hydraulic Power Steering HPS Power steering hidrolik merupakan jenis power steering yang bekerja dengan bantuan mesin hidrolik dan pompa. Power steering ini memanfaatkan tekanan fluida minyak untuk bekerja. Power steering hidrolik banyak digunakan pada mobil seri pertama dan mobil truk. Electric Power Steering EPS Power steering elektrik atau Electric Power Steering menggunakan bantuan motor listrik agar dapat bekerja. Kebanyakan mobil baru yang keluar sekarang menggunakan tipe power steering yang satu ini. Electro-Hydraulic Power Steering EHPS Jenis ini memiliki sistem hybrid, yaitu memadukan antara elektrik dan fluida, serta tidak terhubung langsung dengan mesin namun memanfaatkan pompa elektrik. EHPS perlu perawatan ekstra, karena jika salah satu komponen rusak akan mempengaruhi penggerak lainnya. Baca Juga Cara Jumper Aki Mobil Ini tips dan Langkah yang Benar Fungsi Power Steering Mobil Sumber Gambar Dubizzle Sesuai pengertiannya, power steering berfungsi untuk memudahkan pengemudi dalam mengendalikan setir mobil. Agar bekerja secara maksimal, power steering memiliki komponen yang bekerja sama untuk melakukan fungsi tersebut, yakni Reservoir Tank Komponen dari power steering yang pertama yaitu reservoir tank. Komponen ini terletak pada bagian hidrolik pump, di mana fungsinya untuk menampung cadangan minyak yang dimiliki power steering. Vane Pump Reservoir tank menyalurkan kembali minyak power steering melalui pompa. Pompa yang dimaksud ini yaitu vane pump di mana bagian ini juga termasuk dalam komponen dari power steering. Low Pressure Steering Hose Low Pressure Steering Hose memiliki fungsi utama sebagai tempat mengalirnya power steering oil. Bagian ini juga sering disebut sebagai selang power steering, dan di dalamnya mengalir fluida bertekanan rendah yang berasal dari rotary control valve kemudian menuju ke arah reservoir tank. Steering Rack Shaft Steering rack shaft adalah salah satu dari komponen power steering, yang merupakan poros utama kemudi dan berfungsi sebagai penerus putaran dari roda kemudi pada steering gear box. Steering Gear Housing Steering gear memiliki fungsi utama yaitu sebagai tempat meletakkan pinion gear serta power steering rack. Keberadaan dari komponen satu ini didesain menyatu dengan beberapa komponen lainnya, seperti power silinder dan control valve. High Pressure Steering Hose Apabila ada komponen low pressure steering hose, maka ada juga high pressure steering hose sebagai komponen power steering. Fungsinya tak jauh berbeda dengan low pressure, namun high pressure mampu mengalirkan minyak power steering yang memiliki tekanan tinggi. Baca Juga Tekanan Ban Mobil Beberapa Hal yang Wajib Diketahui Cara Kerja Power Steering Mobil Sumber gambar Mechanic Base Cara kerja dari power steering ini tergantung pada kecepatan dan gerak mobil saat dikemudikan. Berikut penjelasan lebih lengkapnya Mobil dalam Posisi Netral Saat mobil dalam posisi netral, maka katup pengontrol control valve yang ada di power steering pun masuk pada posisi netral pula. Jika katup pengontrol berada dalam posisi netral, maka minyak pelumas pun akan masuk melalui saluran pembebas atau relief port menuju pompa. Ketika Mobil akan Belok Ketika posisi mengemudi membelok, maka katup pengontrol akan bergerak ke saluran minyak. Dengan begitu, saluran lain pun akan terbuka. Gerak tersebut membuat volume aliran minyak berubah dan menimbulkan tekanan. Baca Juga Rekomendasi Mobil SUV Terbaik, Kini Lebih Terjangkau Itu dia Toppers, pengertian, fungsi, dan cara kerja power steering mobil. Intinya, dengan adanya power steering ini, kamu tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra untuk memutar kemudi sehingga mengendarai mobil pun terasa lebih ringan! Temukan berbagai spare part mobil dan perlengkapan otomotif terlengkap dengan penawaran harga terbaik di Tokopedia! Dapatkan juga diskon dan promo menariknya! Penulis Rizfa Putri Khainayya
HidraulikPower Steering Pada Mobil, Fungsi dan Cara Kerjanya,- Power steering merupakan sebuah sistem yang berfungsi untuk meringankan memutar sistem kemudi kendaraan sehingga menghasilkan putaran kemudi yang ringan tanpa membutuhkan tenaga yang berarti untuk mengendalikan kemudi, terutama pada kecepatan rendah dan menyesuaikannya pada kecepatan menengah serta tinggi.
Gambar 1- Rangkaian Power Steering mengemudikan kendaraan roda empat, kadang kita menemukan kendaraan yang mudah untuk dikendarai dan ada juga yang sulit. Salah satu faktornya adalah dari sistem kemudi . Pada kendaraan konvensional, sering kita jumpai suatu kendaraan masih menggunakan sistem kemudi manual steering system yang sangat berat sekali untuk membelokkan roda kemudinya sehingga membuat pengemudi cepat lelah. Namun pada kendaraan modern sekarang, hampir semua kendaraan roda empat mudah untuk dibelokkan. Pa da kesempatan ini, kita akan membahas tentang prinsip kerja power steering yang dapat membuat kendaraan dengan mudah untuk Power Steering SystemPower Steering System merupakan sistem kemudi yang dapat mengurangi usaha dari pengemudi untuk mengendalikan kemudi kendaraan dengan menyediakan tenaga tambahan dari luar tenaga pengemudi. Penggunaan power steering dapat meningkatkan kemampuan kemudi dari semua poin, namun tidak banyak mobil yang menggunakan power steering sebagai instalasi stAndarnya. Power steering system dapat digunakan baik pada rack-and-pinion maupun sistem kemudi konvensional. Secara normal power steering menggunakan tenaga dari mesin untuk mem-pompa sistem hidrolik yang nantinya akan memberikan tenaga tambahan dalam mengemudikan garis besar, power steering terdapat dua jenis, yaitu jenis stAndard dan jenis PPS progressive power steering. Dan kedua jenis ini sama-sama memiliki sebuah sistem recirculating ball dan hydraulic control valve tipe PPS progressive power steeringKecepatan kendaraan akan dideteksi oleh sebuah sensor kecepatan dan tekanan fluida yang menggerakkan piston secara bervariasi. Ketika kendaraan berhenti atau bergerak dalam kecepatan rendah, mka tekanan fluida akan meningkat untuk mengakomodasi kebutuhan daya untuk kemudinya. Pada saat kecepatan tinggi, tekanan fluida akan berkurang untuk mengakomodasi kebutuhan kemudi dan menyesuaikan dari respon roda kemudi sehingga lebih 2- StAndar Power Steering dan PPS POWER STEERINGVane PumpBagian utama dari vane pump, seperti cam ring, rotor, vane dan flow control valve merupakan komponen yang memiliki tingkat presisi yang tinggi dan harus dikerjakan secara hati-hati. Hal ini dikarenakan pompa ini menghasilkan fluida bertekanan sangat tinggi. O-ring digunakan untuk membentuk lapisan sea dalam mencegah kebocoran pada sambungan tiap bagiannya. Ketika pada perakitan ulang, selalu digunakan O-ring yang baru. Di dalam flow control valve katup pengatur aliran, terdapat sebuah relief valve katup pembebas yang mengatur tekanan maksimum dari pompa. Jumlah dari tekanan maksimum ini sangat penting. jika terlalu rAndah maka akan terjadi kehilangan daya dalam membantu penambahan daya pada kemudi dan jika terlalu tinggi maka merusak relief 3- Vane Pump Gear HousingMerupakan tempat dimana terdapat roda gigi kemudiGambar 4- Steering Gear Housing CylinderMerupakan tempat piston bekerja menggerakkan roda gigi kemudi. Power Cylinder merupakan sebuah silinder mekanik yang mengandung sebuah piston internal yang terhubung dengan sebuah output rod. Power Cylinder ditempatkan pada steering linkage, biasanya terletak pada tengah-tengah dari relay rod. Kemudian Cylinder output diletakkan pada rangka kendaraan, biasanya melalui sebuah double bushing. Fluida hidrolik memasuki power piston melalui high pressure hoses dari 5- Power Cylinder Control ValveKebanyakan power steering gear menggunakan rotary valve mirip seperti yang digunakan dalam rack and pinion power steering. Rotary control valve merupakan komponen yang berfungsi untuk mangatur arah aliran fluida dari 6- Rotary Control Valve Post navigationKomponenkomponen dari power steering tipe elektrik adalah : Elektronic Controle Module (ECM)/ PCM/ ECU yang berfungsi untuk mengatur kerja dari power steering tipe elektrik ini. Motor elektrik yang berfungsi untuk membantu meringankan roda kemudi saat diputar. Tidak banyak yang tahu kalau ternyata ada 3 jenis power steering yang banyak digunakan pada mobil. Karena yang dirasakan hanyalah steer ringan jika diputar. Dan baru mengeluh ketika steer terasa berat Tentunya solusi masalah steer atau kemudi berat bisa berbeda-beda, tergantung dari tipe power steering yang digunakan. Untuk yang hidrolik bisa saja karena minyak power steeringnya bocor. Tetapi untuk model electric tentunya penangannya berbeda. Apalagi yang model campuran hidrolik dan electrik Mari kita bahas Power Steering HidrolikBagaimana cara kerja jenis power steering hidrolik?Permasalahan yang sering ditemuiPower Steering ElektrikKomponen power steering Cara kerja jenis power steering electricPower Steering Elektrik HidrolikCatatan β cars guru Power Steering Hidrolik Ciri-ciri dari power steering hidrolik adalah menggunakan minyak power steering yang ditampung dalam reservoir. Tetapi jangan tertukar dengan jenis yang ketiga ya! Terdapat pompa power steering yang diputarkan oleh mesin melalui v-belt. Minyak power steering ini umumnya bisa menggunakan ATF Automatic Transmission Fluid. Pada beberapa merek mobil, mereka mewajibkan menggunakan Power Steering Fluid PSF tersendiri. Jadi sebaiknya ikuti rekomendasi yang tertulis pada panduan atau yang tertulis pada tutup reservoir. Berikut ini adalah gambar dari power steering hidrolik Terlihat jelas diatas terdapat beberapa komponen yaitu Reservoir atau penampung Pompa power steering yang diputar oleh mesin melalui belt. Selang hidrolik tekanan rendah dan tekanan tinggi Rack and pinion Bagaimana cara kerja jenis power steering hidrolik? Ketika mesin hidup, pompa power steering akan diputarkan oleh v-belt. Minyak power steering hanya akan berputar-putar didalam pompa. Jika steer dibelokkan, maka minyak akan disalurkan menuju rumah steer dan mendorong piston sehingga tenaga yang kita keluarkan untuk memutar roda kemudi akan lebih ringan. Permasalahan yang sering ditemui Paling banyak masalah yang ditemui pada power steering hidrolik adalah kebocoran minyak power steering. Karena bocor, maka tekanan akan berkurang sehingga power steering jadi berat. Untuk komponen yang harus diganti bisa berbeda-beda karena bisa saja kebocoran terjadi pada seal-seal power steering, atau pada selang power steering. Power Steering Elektrik Pada power steering elektrik ini tidak memerlukan minyak power steering lagi. Karena pada power steering tipe ini menggunakan motor listrik sebagai sumber tenaga untuk memperingan tenaga pengemudian. Sistem ini sering kita kenal dengan istilah Electronic Power Steering EPS atau Electro Mechanical Power Steering EMPS. Komponen power steering Berikut ini adalah gambaran sistem electric power steering. Dari gambar diatas, dapat kawan-kawan lihat komponennya adalah Modul power steering Motor power steering Rack and pinion Sebenarnya ada beberapa komponen lain yang tidak saya gambarkan diatas misalnya torque sensor, steering angle sensor dan lampu indikator Cara kerja jenis power steering electric Ketika kemudi diputar, maka steering angle sensor akan membaca sudut putar kemudi. Dari informasi ini maka modul power steering akan mengoperasikan motor untuk memutar steering gear sehingga kendaraan berbelok Power Steering Elektrik Hidrolik Tipe ini sebenarnya cukup jarang ditemui. Ciri-cirinya terdapat pompa power steering yang diputar oleh motor listrik yang mungkin diletakkan cukup jauh dari mesin. Itu sebabnya sering disebut jenis power steering hybrid karena campuran. Dari gambar diatas terlihat beberapa komponennya yaitu Reservoir Selang tekanan rendah dan tinggi Rack and pinion Pompa power steering electric Modul power steering Untuk power steering ini cara kerjanya mirip seperti power steering hidrolik, hanya saja pompa power steering akan hidup ketika ada perintah dari control unit Catatan β cars guru Sebelum mengerjakan keluhan yang berhubungan dengan power steering berat, ada baiknya kita mengetahui jenis power steering yang digunakan. Karena ini juga menentukan apakah kita mau menggunakan scanner mobil untuk diagnosa ataupun tidak. Selain itu jangan sampai salah diagnosa padahal penyebabnya bisa jadi dari sistem lain contohnya adalah sistem pengisian Gambar saya buat untuk Gambar13. Power Steering Type Rack And Pinion 2) Electric Power Steering (EPS) Tujuan dari pengembangan EPS adalah meningkatkan efisiensi kerja kendaraan dengan melakukan perubahan proses kerja power steering. Perubahan ini mengalihkan sistem hidraulis ke elektrik. Power steering yang proses kerjanya dibantu arus listrik ini dapat mereduksi Dalam mengatur laju kendaraan, dibutuhkan berbagai komponen. Salah satunya adalah power steering. Power steering merupakan sistem yang berada pada roda kemudi mobil yang berfungsi untuk memudahkan pengemudi dalam mengendalikan roda kendaraan. Dengan adanya sistem ini, pengemudi tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra untuk bisa memutar lebih jelasnya tentang apa itu power steering dan bagaimana cara kerjanya, yuk simak ulasan berikut Itu Power Steering Mobil Power steering merupakan salah satu sistem mobil yang letaknya berada di roda kendaraan. Fungsi sistem ini pada kendaraan adalah untuk membuat putaran kemudi menjadi lebih halus serta mudah dikontrol oleh pengemudi. Dengan tambahan sistem ini, Anda tidak perlu mengeluarkan tenaga lebih untuk memutar kemudi saat kecepatan mobil sedang Power Steering MobilSaat ini ada dua jenis power steering yang disematkan pada sistem kemudi mobil-mobil keluaran terbaru. Kedua jenis power steering tersebut adalah tipe hidrolik dan Electric Power Steering EPS atau motor listrik. Keduanya memiliki cara kerja dan teknologi yang berbeda serta digunakan untuk mobil dengan jenis yang berbeda Power Steering HidrolikPower steering hidrolik menggunakan tekanan yang dihasilkan dari pompa yang digerakkan oleh crankshaft melalui drive belt dan vane pump. Cara kerja sistem ini adalah minyak atau oli power steering akan ditarik dari reservoir menuju pompa saat mesin sedang hidup. Kemudian minyak tersebut akan ditekan menggunakan satu switch dan control valve yang berada di dalam pompa. Pada vane pump, terdapat relief valve yang berfungsi sebagai pegas percepatan. Saat mobil dikemudikan pada kecepatan tinggi, maka membuat power steering juga menjadi bertekanan tinggi. Pada kondisi ini, relief valve akan menciptakan tekanan rendah sehingga akan mendorong pegas dan membuat efek roda kemudi menjadi lebih berat 2. Elektrik Power Steering EPSSedangkan Electric Power Steering EPS adalah teknologi power steering yang bekerja secara otomatis saat mobil dalam kondisi menyala atau kontak mobil pada posisi on. Saat bekerja, sistem ini akan menghasilkan arus listrik yang kemudian dikirim ke motor listrik. Ketika mobil dinyalakan, noise suppressor akan mengirimkan perintah kepada control module agar komponen tersebut dapat menjalankan motor listrik. Nantinya, sensor yang berada di steering rack akan mengirimkan informasi kepada control module ketika kemudi atau setir mobil mulai di putar..Meskipun memiliki sistem penggerak yang berbeda, akan tetapi secara umum cara kerja kedua jenis power steering ini hampir sama. Sistem ini bekerja dengan tujuan untuk menggerakkan torak serta menyuplai tenaga tambahan pada komponen pinion dan Power Steering MobilPower steering merupakan salah satu sistem penting pada mobil yang berfungsi untuk membuat putaran kemudi menjadi lebih halus dan ringan saat sehingga memudahkan pengemudi untuk mengontrol laju kendaraan. Berikut ini fungsi lebih lengkap dari power steering berdasarkan masing-masing ReservoirReservoir memiliki fungsi untuk menjaga sekaligus menampung cadangan minyak power Katup PengaturKomponen katup pengatur berfungsi untuk mengatur sirkulasi aliran ke tekanan fluida sehingga dapat disesuaikan dengan arah Silinder TenagaSilinder tenaga berfungsi untuk menyalurkan minyak atau oli ke long tie rod sesuai dengan arah PompaPompa power steering berfungsi untuk menghasilkan tekanan fluida ke semua rangkaian yang terdapat pada sistem Kerja Power Steering MobilPada dasarnya, cara kerja power steering adalah akan menyesuaikan kondisi kendaraan saat dikemudikan. Dalam hal ini, kecepatan dan gerak mobil menjadi faktor utama dalam menentukan cara kerja power steering. Lantas bagaimana power steering mobil bekerja?1. Posisi Mengemudi NetralPada saat mobil dalam posisi netral, maka katup pengontrol power steering juga berada di posisi netral. Pada kondisi ini, semua minyak atau oli akan dialirkan melalui selang power steering melewati katup pengontrol menuju relief port dan selanjutnya akan kembali ke pompa. Jadi saat tidak ada tekanan, maka kedua sisi tersebut akan diam atau tidak Posisi Mengemudi BerbelokCara kerja power steering saat mobil dalam posisi netral dan saat mobil dalam posisi mengemudi berbelok pastinya juga berbeda. Pada posisi ini, katup pengontrol akan bergerak ke saluran oli atau minyak sehingga membuat saluran lainnya menjadi terbuka. Kondisi ini akan menyebabkan perubahan volume aliran minyak sehingga akhirnya akan terbentuk Merawat Power SteeringPower steering merupakan sistem yang penting pada sebuah kendaraan karena berfungsi untuk membantu pengemudi membuat putaran kemudi yang lebih halus dan ringan. Akan tetapi seiring mobilitas yang cukup tinggi, kinerja apa itu power steering juga akan mengalami penurunan sehingga fungsinya tidak maksimal membuat sistem ini bisa bekerja dengan optimal, maka perlu perawatan yang tepat. Saat mengendarai mobil dan ingin berbelok, maka injak gas terlebih dahulu kemudian baru putar kemudi. Selain itu, hindari membelokkan kemudi hingga diketahui juga bahwa oli atau minyak merupakan komponen penting pada sistem ini. Oleh sebab itu selalu gunakan minyak pelumas khusus agar performa power steering lebih optimal. Untuk membuat power steering lebih awet, usahakan juga untuk parkir kendaraan dengan posisi kemudi duduk saat mengemudi yang tidak benar ternyata bisa membuat power steering berat. Maka dari itu, pastikan atur posisi duduk yang tepat dan nyaman agar lebih mudah untuk mengontrol power steering. Yang terpenting, lakukan pemeriksaan secara rutin untuk memastikan power steering selalu dalam kondisi prima. Agar kinerja power steering tidak terlalu berat, maka pastikan ban memiliki tekanan udara yang sesuai dengan standar pabrikan. Jika tekanan ban mobil tidak tepat, maka bisa menyebabkan sistem power steering mobil menjadi lebih berat sehingga kemudi kendaraan menjadi memeriksa apakan power steering masih berfungsi dengan baik atau tidak, Anda juga bisa melihat melalui katrol belt. Caranya, periksa ketegangan katrol belt dengan ibu jari. Jika memiliki ketegangan yang sesuai, maka cara kerja power steering berarti masih baik-baik diketahui, setiap jenis mobil bisa saja memiliki jenis sistem kontrol kemudi yang berbeda. Untuk mobil keluaran terbaru biasanya menggunakan sistem power steering jenis EPS. Sedangkan mobil lama menggunakan jenis power steering hidrolik. Jadi ketahui dulu jenis power steering yang Anda gunakan sebelum memahami cara beberapa hal mengenai power steering mobil yang perlu Anda ketahui. Kemudi merupakan komponen penting pada kendaraan sehingga perawatan sistemnya harus diperhatikan dengan baik. Oleh sebab itu, pastikan periksa sistem power steering mobil Anda secara rutin agar kinerjanya selalu optimal. Gambar5. Stator torque converter Selain tiga komponen utama ada beberapa komponen pendukung lain seperti: 1. Torque converter relief valve yang berfungsi untuk membatasi tekanan maksimum yang akan masuk ke dalam torque converter sebesar Mpa. Letak torque converter relief valve berada di sisi inlet dari toque converter. Gambar 6. Relief Untuk memudahkan pengemudi dalam mengendalikan dan meringankan roda kemudi pada kendaraan maka disematkan fitur power steering system. Fitur ini akan membuat setir menjadi mudah di putar ketika mobil akan berbelok, sehingga pengemudi tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga saat memutar setir. Umumnya mobil pribadi, penumpang dan niaga banyak menggunakan power steering system yang memanfaatkan fluida atau dikenal dengan nama power steering hidrolik. Power steering tipe ini menggunakan tenaga putaran mesin yang terhubung ke pompa power steering. Nantinya pompa power steering akan memompa fluida supaya mendapatkan tenaga tambahan untuk meringankan pengendalian kemudi. Namun seiring kemajuan zaman, kini pabrik atau perusahaan mulai memproduksi mobil dengan electric power steering system. Sesuai dengan namanya electric power steering memanfaatkan arus listrik untuk menggerakan motor listrik. Jadi tanpa adanya arus listrik pada power steering, maka kemudi akan terasa berat dan keras saat mobil Power Steering Hidrolik Power steering hidrolik tersusun dari beberapa komponen untuk bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Masing-masing komponen pada power steering hidrolik memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda-beda. Apa saja itu? Berikut beberapa komponen power steering hidrolik dan fungsinya. 1. Low Pressure Steering Hose Komponen pada power steering hidrolik yang pertama adalah low pressure steering hose. Komponen ini memiliki fungsi utama yaitu sebagai tempat mengalirnya minyak power steering bertekanan rendah dari control valve menuju reservoir tank. Komponen low pressure steering hose terbuat dari bahan logam yang dapat menahan tekanan dan suhu tinggi. 2. Steering Gear Housing Keberadaan steering gear housing pada power steering di desain menyatu dengan power silinder dan juga control valve. Fungsi utama dari komponen ini adalah sebagai tempat meletakan power steering rack dan juga pinion gear. 3. Reservoir Tank Reservoir tank berfungsi untuk menampung minyak power steering yang mengalir melalui low pressure hose yang berasal dari control valve. Minyak power steering yang ada di dalam reservoir tank nantinya akan disalurkan kembali melalui pompa power steering. Baca Juga Cara Kerja Power Steering Hidrolik dan Elektrik Jenis Power Steering Pada Mobil Penyebab Power Steering Berdengung Bagian tutup reservoir tank dilengkapi dengan ventilasi supaya tekanan pada power steering system tetap stabil ketika hydraulic power steering bekerja. Pemilik mobil juga perlu memperhatikan kadar minyak power steering dan jangan biarkan sampai kosong. 4. Steering Rack Shaft Komponen steering rack shaft adalah sebuah shaft yang terdapat piston di salah satu sisi yang terhubung dengan power cylinder. Sementara di sisi yang lain memiliki gear yang terhubung dengan komponen pinion gear di steering gear housing. Selain itu, komponen ini juga langsung terhubung dengan roda dan juga tie rod. 5. Vane Pump Vane pump atau sering dikenal dengan nama pompa power steering ini bekerja untuk meningkatkan tekanan fluida ke seluruh bagian power steering hidrolik. Vane pump digerakan dengan memanfaatkan putaran mesin melalui pulley yang terhubung dengan v-belt. 6. Power Cylinder Power cylinder adalah tempat piston untuk menggerakan roda gigi kemudi yang di sebabkan tekanan minyak power steering yang dihasilkan dari pompa power steering. Komponen ini berupa silinder mekanis tempat piston internal yang menyatu dengan steering rack shaft. 7. High Pressure Steering Hose High pressure steering hose memiliki fungsi sebagai tempat mengalirnya minyak power steering bertekanan tinggi menuju ke control valve. Minyak power steering ini dialirkan melalui selang bertekanan tinggi menuju control valve yang ada pada control valve housing. Komponen ini terbuat dari bahan baja atau logam yang kuat terhadap tekanan dan suhu tinggi. 8. Control Valve Control valve adalah komponen yang mengatur arah aliran minyak power steering dari pompa steering sesuai dengan arah kemudi yang diinginkan pengemudi. Control valve di desain menyatu dengan komponen pinion gear dan diletakan pada control valve housing. Kelebihan Hydraulic Power Steering Kelebihan power steering hidrolik adalah jika salah satu komponen mengalami kerusakan bisa diperbaiki atau diganti komponen yang rusak saja. Sedangkan electric power steering rusak harus ganti satu mekanisme dan itu biayanya sangat mahal. Kelebihan lainnya yaitu perawatan power steering lebih mudah dan simpel. Kekurangan Hydraulic Power Steering Kekurangan dari power steering hidrolik adalah mekanismenya yang kurang efisien dan membebani mesin, karena vane pump memanfaatkan putaran mesin untuk menggerakannya sehingga tenaga mesin menjadi kurang maksimal. Tak hanya itu saja, mobil yang menggunakan power steering hidrolik memiliki asupan bahan bakar yang lebih boros.
1 Fungsi sistem kemudi: untuk mengatur . mengarahkan laju kendaraan. 2. Jenis-jenis sistem kemudi: kemudi manual dan power steering. 3. Prinsip kerja sistem kemudi manual dan power steering. Kemudi manual: tenaga dari pengemudi diteruskan ke batang kemudi melalui roda kemudi/steer yang selanjutnya akan memutar roda gigi kemudi untuk
Sedangkanmekanisme semi electric cenderung lebih repot. Pasalnya, komponen yang digunakan juga lebih banyak dibanding model fully electric. Adanya tekanan hidraulik dalam sistem ini berarti kerja simultan mulai dari sensor, modul dan dinamo masih diteruskan ke hidrolis lagi. Sehingga kerja power steering secara elektrik hanya pada tahap awal saja..